Peristiwa

PPKM, Mall dan Restoran di Gresik Wajib Tutup Jam 19.00 WIB

Wabup Gresik, M.Qosim, Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres AKBP Arief Fitrianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) patroli skala besar mengawasi pemberlakuan PPKM mulai 11 hingga 25 Januari 2021.

Gresik (beritajatim.com) – Sejumlah mall, restoran serta cafe yang beroperasi di Kota Gresik diwajibkan menutup usahanya jam 19.00 wib terkait dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

Aturan tersebut merujuk pada Surat Edaran (SE) Bupati nomor 1 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarkat untuk Pengendalian Covid-19. SE bupati itu juga diperkuat terbitnya Surat Keputusan Gubernur Jatim nomor 188/7/KPTS/013/2021 tentang PPKM Pengendalian Covid-19.

Untuk memastikan SE Bupati dan Surat KPTS Gubernur Jatim. Wabup Gresik, M.Qosim, Dandim 0817 Letkol Inf Taufik Ismail dan Kapolres AKBP Arief Fitrianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) patroli skala besar mengawasi pemberlakuan PPKM mulai 11 hingga 25 Januari 2021.

“Patroli gabungan skala besar ini dilakukan sebagai upaya menekan angka penyebaran Covid-19 yang terus meningkat akhir-akhir ini,” ujar AKBP Arief Fitrianto, Selasa (12/01/2021).

Adapun sasaran patroli gabungan ini menyasar kepada para pelaku usaha dengan mendatangi mall, rumah makan dan cafe.

“Kami menghimbau pelaku usaha yang menjalankan usaha di sektor perbelanjaan atau mall, restoran dan cafe mengikuti aturan dengan melakukan pembatasan kapasitas pengunjung, dan jam operasionalnya tutup pukul 19.00 wib,” kata Arief.

Melalui aturan PPKM ini lanjut dia, diharapkan dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Dalam pelaksanaannya, tim gabungan TNI, Polri serta Satpol PP akan terus memantau melalui pos-pos check point yang sudah disiapkan di berbagai titik. Sehingga, masyarakat yang kedapatan melanggar protokol kesehatan (Prokes) langsung diberi teguran dan sanksi.

“Sanksinya bisa lebih keras kalau masyarakat yang melanggar prokes membandel dan abai tidak menjalankan aturan seperti tidak mengenakan masker, dan menciptakan kerumunan masyarakat,” pungkasnya. (dny/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar