Peristiwa

PPKM Darurat, Bupati Lamongan Lakukan Sholat Idul Adha di Rumah Dinas

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES) bersama keluarga serta ajudan dan sekretaris pribadinya melaksanakan sholat Idul Adha di Rumah Dinas Bupati yang bertempat di Jalan Lamongrejo No. 36, Tumenggungan Lamongan.

Lamongan (beritajatim.com) – Sebab berada dalam zona level 4, maka momen pelaksanaan sholat Idul Adha 1442 Hijriah di Lamongan, pada Selasa (20/7/2021), harus kembali dilaksanakan dengan berbagai pembatasan, yakni tidak dapat dilaksanakan di Masjid atau lapangan, namun hanya dapat dilakukan di rumah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES) bersama keluarga serta ajudan dan sekretaris pribadinya melaksanakan sholat Idul Adha di Rumah Dinas Bupati yang bertempat di Jalan Lamongrejo No. 36, Tumenggungan Lamongan.

“Adanya aturan PPKM Darurat Jawa-Bali yang sudah diberlakukan semenjak 3 Juli hingga 20 Juli ini merupakan usaha pemerintah dalam memutus rantai penyebaran covid-19 yang meningkat kembali di Indonesia. Berada dalam rentan pelaksanaan PPKM Darurat, momen Idul Adha juga perlu dilaksanakan sesuai protokol kesehatan, agar tidak menjadi sarana penyebaran dan penularan covid-19,” ungkap Bupati YES.

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi (YES) bersama keluarga serta ajudan dan sekretaris pribadinya melaksanakan sholat Idul Adha di Rumah Dinas Bupati yang bertempat di Jalan Lamongrejo No. 36, Tumenggungan Lamongan.

Lebih lanjut, Bupati YES juga menuturkan, bahwa hal tersebut seperti yang telah diatur dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 17 Tahun 2021 tentang peniadaan sementara peribadatan di tempat ibadah, malam takbiran, sholat Idul Adha, dan petunjuk pelaksanaan Qurban tahun 1442 H/2021 M di wilayah PPKM Darurat.

Diketahui, dalam pelaksanaan sholat Idul Adha di rumah dinasnya, Bupati YES bertindak langsung sebagai imam. “Meski dilaksanakan secara sederhana dalam masa PPKM Darurat, kami berharap hal tersebut tidak mengurangi kekhusyukan dan keikhlasan masyarakat dalam menjalankan ibadah sholat Idul Adha,” sambungnya.

Sementara itu, Sirojudin yang merupakan salah satu ajudan Bupati YES menyampaikan dalam khotbahnya, bahwa semangat berkurban sangatlah relevan dalam situasi pandemi ini. “Semangat masyarakat untuk ikhlas berkurban dan berbagi serta tolong menolong untuk menyelesaikan berbagai persoalan dalam masa pandemi ini menjadi suatu hal yang penting dan dibutuhkan saat ini,” tandas Sirojudin.[riq/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar