Peristiwa

Mulai Minggu Depan

Ponorogo Tiadakan Resepsi Pernikahan dan PTM

Kegiatan PTM yang dilakukan salah satu sekolah di Ponorogo beberapa waktu yang lalu. (Foto/dok.beritajatim.com)

Ponorogo (beritajatim.com) – Mulai minggu depan, penyelenggaraan hajatan dan resepsi pernikahan tidak diperkenankan di Ponorogo. Larangan itu menyusul adanya penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di bumi reyog yang mulai efektif pada Sabtu (23/1/2021).

“Untuk resepsi pada hari Sabtu dan Minggu ini, kami beri toleransi masih bisa dilakukan. Tetapi mulai minggu depan sudah tidak boleh,” kata Sekda Ponorogo Agus Pramono, Kamis (21/1/2021).

Acara resepsi pernikahan memang dilarang, namun untuk acara akad nikah masih diperbolehkan. Tetapi tetap dengan protokol kesehatan yang sangat ketat dan tidak menimbulkan kerumunan orang banyak.

Selain resepsi, pembelajaran tatap muka (PTM) untuk semua jenjang pendidikan juga belum diizinkan. Sehingga pada zona merah ini, sekolah-sekolah harus melalui daring. Agus menyebut, PTM akan dipertimbangkan jika Ponorogo sudah berubah zona orange lagi.

“Nanti kalau zona sudah berubah menjadi orange selama seminggu kita lakukan evaluasi secepatnya, dan pelaksanaan PTM akan dilakukan secara bertahap,” katanya.

Penyesuaian juga dilakukan di Pondok Pesantren. Dia menghimbau santri yang saat ini masih di luar pondok, untuk tidak masuk pesantren dulu. Sementara untuk santri yang sudah mukim boleh mengikuti pembelajaran yang diberikan pondok.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan Kepala Kemenag untuk mengingatkan dan memberitahukan kebijakan ini ke Ponpes,” pungkasnya. [end/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Coba Yuk, Snack Berlumur Saus Hummus

Rela Tinggalkan Dokter Spesialis

Ngobrol dengan Komunitas Berbagi di Surabaya