Peristiwa

Pondasi Jembatan Ambrol, Jalan Penghubung Sukomoro Karas Ditutup untuk Roda 4

Akibat longsor, jembatan penghubung Deda Kentangan-Bogem tidak bisa dilalui kendaraan roda empat, Jumat (12/2021).(Foto/Ade Mas Satrio).

Magetan (beritajatim.com) – Pondasi jembatan Kedungdowo jalur utama penghubung Kecamatan Sukomoro- Karas, Magetan longsor. Longsor terjadi karena kondisi beton penyangga rapuh dan tergerus banjir. Akibatnya jembatan ini ditutup untuk roda empat.

“Ditutup pas Selasa (9/3) kemarin, ini mungkin karena jembatan menggantung, tidak ada pondasinya karena longsor tergerus banjir,” kata Sutikno warga sekitar jembatan, Jumat (12/3/2021).

Menurut Sutikno, akibat longsor yang mengakibatkan pondasi jembatan ambrol itu jalan ditutup untuk mobil. “Kalau motor masih bisa lewat, jadi banyak yang berhenti di jembatan untuk lihat- lihat penasaran,” ujarnya.

Sementara itu, Lurah Desa Bogem Eva Puspasari mengatakan, salah satu penyebab pondasi jembatan ambrol karena debit air sungai yang terus naik juga ikut memperparah kerusakan. Luapan air serta aliran yang cukup deras mengerus tanah di bagian bawah pondasi jembatan.

“Kondisi jembatan sekarang menggantung karena sudah tidak ada pondasinya. Untuk kendaraan roda agar tidak melalui jembatan penghubung kecamatan Sukomoro-Karas ini karena sangat riskan,” papar Eva.

Ia mengimbau, untuk truk dump atau yang bertonase tinggi untuk tidak melewati jalur desa. Mengingat kondisi jalan desa tidak memungkinkan untuk truk tonase tinggi.

“Kendaraan roda empat, kita alihkan ke jalan alternatif Desa Bogem-Barat, untuk tidak melewati jalur desa,” tutupnya. [asg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar