Peristiwa

Polrestabes Surabaya Benarkan Limpahkan Basis Boomerang ke Kejaksaan

Surabaya, (beritajatim.com)- Kasus narkoba basis Boomerang Hubert Henry Limahelu kini dilimpahkan ke pengadilan atau P21. Setelah berkas dinyatakan lengkap (P21), Henry dan barang bukti diserahkan ke Kejari Surabaya.

Menurut informasi yang beritajatim.com peroleh, berkas Henry pun menunggu sekitar sebulan usai berkas diserahkan ke pengadilan.

Karena sudah diperpanjang kurang lebih 20 hari, kepolisian pun akhirnya menyerahkan ke Kejaksaan Negeri untuk melanjutkan ke tahap peradilan.

“Pagi tadibpukul 08.00 WIB, setelah berkas dinyatakan lengkap, giliran tersangka dan barang bukti kami limpahkan ke Kejaksaan Negeri Surabaya,” ujar Kanit Kanit Idik I Satresnarkoba Polrestabes Surabaya, Iptu I Made Gede Sutanaya kepada beritajatim.com, Kamis (8/8/2019).

Henry ditangkap polisi pada Senin (17/6/2019) dini hari di rumahnya. Henry ditetapkan sebagai tersangka setelah terbukti memiliki 6,7 gram ganja.

Sebelum penangkapan Henry, polisi sudah menangkap bandar ganja bernama Dimas, warga Jalan Wisma Lidah Kulon. Dari pengembangan Dimas ini, Henry pun tertangkap.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan lima orang yang merupakan pemesan ganja dari si bandar.

“Semua berkas sudah selasai dan bahkan lima tersangka lain yang ditangkap bersama Dimas juga sudah selesai berkasnya,” lanjut perwira asal Pulau Dewata Provinsi Bali ini.

Atas perbuatannya, Henry dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) subs Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 127 UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman penjaranya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar