Peristiwa

Polrestabes Antar Surat Maaf ke Risma dari Pelaku Ujaran Kebencian

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho.

Surabaya (beritajatim.com) – Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Sandi Nugroho akhirnya mengantarkan surat permohonan maaf ke Walikota Surabaya dan warga Surabaya.

Dua surat tulisan tangan ini merupakan coratan hati Dzikiria terduga pelaku ujaran kebencian terhadap Risma di Facebook beberapa waktu lalu. Polrestabes Surabaya yang menangani kasus ini mencoba untuk berkomunikasi terhadap pelapor untuk perkembangan penyelidikannya.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Sudamiran menjelaskan laporan Bagian Hukum Pemkot Surabaya sudah ditindaklanjuti. Terlapor pun juga sudah ditangkap beberapa hari lalu di rumahnya kawasan Bogor.

“Nah terlapor ini menitipkan surat maafnya ke Walikota Surabaya dan warga Surabaya secara umum. Dua surat sudah disampaikan oleh Kapolrestabes didampingi saya juga. Ibu Risma juga sudah menyatakan memaafkan terlapor,” jelasnya kepada beritajatim.com, Rabu (5/2/2020).

Sementara itu, meski Walikota Surabaya Tri Risma Harini sudah memaafkan, pihak kepolisian masih menunggu tindak lanjut dari Bagian Hukum Kota Surabaya yang melaporkan. Sampai saat ini, lanjut Kasat Reskrim kasus hukum masih berjalan.

“Kasusnya masih berjalan dan selanjutnya lakukan penyelidikannya. Bahkan sampau P21 atau naik kepengadilan,” lanjut Sudamiran.

Seperti dijelaskan AKBP Sudamiran, pertemuan Polisi dan Wali Kota Surabaya awalnya tertutup. Pertemuan tertutup membahas perkembangan kasus laporan dugaan ujaran kebencian terhadap Risma. Pihak kepolisian memastikan bahwa akan menyelesaikan kasusnya sesuai keputusan hukum yang berlaku.

“Sampai saat ini kasus masih lanjut dan tidak berhenti atau ditutup. Jadi secara pribadi memang Ibu Wali Kota sudah memaafkan dan proses hukum masih berlanjut,” tandasnya.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar