Peristiwa

Polresta Mojokerto Tangkap Perempuan Muda Tersangka Dugaan Penipuan Rekrutmen Palsu

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan merilis tersangka dugaan penipuan rekrutmen palsu di PT Ajinomoto Indonesia.

Mojokerto (beritajatim.com) – Polresta Mojokerto merilis tersangka dugaan penipuan rekrutmen palsu di PT Ajinomoto Indonesia di Aula Prabu Hayam Wuruk Mapolresta Mojokerto. Tersangka merupakan seorang perempuan berinisial, DR (30) warga Desa Mlirip, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, pihaknya menerima tiga Laporan Polisi (LP) dari tiga korban yang berbeda. “Kasus penipuan dan penggelapan ini dilaporkan oleh salah satu korban pada tanggal 14 Januari 2022 lalu,” ungkapnya, Rabu (16/2/2022).

Tersangka merupakan mantan karyawan outsourcing PT Ajinomoto Indonesia pada tahun 2021 diamankan dalam dugaan penipuan rekrutmen palsu di bekas perusahaannya. Modus operandinya menjanjikan kepada para korban dapat memasukan sebagai karyawan tetap di PT. Ajinomoto Indonesia.

“Tersangka meminta syarat yakni dengan membayar uang antara Rp20 juta sampai Rp45 juta. Untuk meyakinkan para korbannya, tersangka memberikan tanda terima berupa kwitansi bermaterai dan tertanda tangan pelaku. Setelah para korban percaya sehingga menyerahkan sejumlah uang kepada tersangka,” katanya.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Ripto Himawan merilis tersangka dugaan penipuan rekrutmen palsu di PT Ajinomoto Indonesia.

Akan tetapi apa yang dijanjikan oleh tersangka tidak terealisasi dan uang yang diterima tersangka digunakan untuk keperluan pribadi. Tersangka berhasil diamankan pada, Rabu (3/3/2021) sekira pukul 08.58 WIB di Jalan Raya By Pass KM 47 Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

“Atas kejadian tersebut kerugian yang dialami para korban total keseluruhan sekira Rp723 juta. Tersangka dijerat Pasal 378 KUHP dan atau pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan atau penggelapan dan saat ini ditahan di rumah tahanan negara Polresta Mojokerto,” katanya.

Pihaknya masih melakukan pengembangan dan menghimbau kepada masyarakat yang pernah berhubungan dan bertransaksi dengan tersangka untuk melapor ke penyidik. Disita dari korban diantaranya,13 kwitansi pembayaran masuk kerja ke PT Ajinomoto Indonesia, satu bendel rekening koran masing-masing korban dan screenshot percakapan WA antara korban dan pelaku.

Disita dari tersangka berupa, satu buah buku tabungan Tahapan BCA, satu bendel Rekening Koran Tahapan BCA, satu unit sepeda motor Honda Scoopy nopol S 5837 TI warna merah hitam beserta satu lembar STNK, satu unit mobil Honda Brio Satya nopol S 1617 ZI warna putih beserta satu lembar STNK. [tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar