Peristiwa

Operasi Yustisi

Polresta Mojokerto Jaring 99 Pelanggar Protokol Kesehatan

Operasi yustisi yang digelar Polresta Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Polresta Mojokerto menggelar Operasi Yustisi, Sabtu (10/4/2021) malam. Hasilnya, petugas menjaring 99 orang pelanggar protokol kesehatan (prokes).

Operasi Yustisi gabungan Polresta Mojokerto bersama Kodim 0815 dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Mojokerto dipimpin langsung Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi. Sejumlah lokasi yang berpotensi menimbulkan kerumunan menjadi sasaran.

Yakni mereka yang tak mematuhi protokol kesehatan. Seperti tidak mengenakan masker saat di luar rumah, berkerumun dan tidak menjaga jarak. Petugas gabungan berhasil menjaring 99 orang pelanggar protokol kesehatan di masa Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) jilid 5.

Selain menjaring 99 orang pelanggar protokol kesehatan, petugas menyita barang milik pelanggar protokol kesehatan. Yakni berupa 66 buah Kartu Tanda Penduduk (KTP), 23 Handphone (HP), serta delapan buah Surat Tanda Nopol Kendaraan (STNK).

Kemudian, satu Surat Izin Mengemudi (SIM) dan satu buah sepeda angin. Berbagai barang milik pelanggar protokol kesehatan tersebut dibawa ke kantor Satpol PP Kota Mojokerto di Jalan Bhayangkara.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi mengucapkan terima kasih kepada jajaran atas pelaksanaan pengamanan kegiatan paskah pada seluruh gereja yang ada di wilayah hukum Polresta Mojokerto. “Kegiatan paskah berlangsung aman dan kondusif,” ungkapnya.

Kapolresta Mojokerto AKBP Deddy Supriadi

Hal tersebut tidak lepas dari organisasi masyarakat (Ormas) Islam maupun Perguruan Pencak Silat di wilayah hukum Polresta Mojokerto yang ikut serta dalam menjaga situasi dan kondisi Perayaan Paskah di wilayah hukum Polresta Mojokerto.

“Apresiasi yang setinggi-tingginya untuk kawan-kawan, yang selama ini sudah banyak bersumbangsih untuk penanganan Covid-19 dan mendukung program 100 hari kerja Kapolri di Point pemantapan dukungan Polri dalam penanganan Covid-19,” tegasnya. [tin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar