Peristiwa

Polres Pamekasan Serahkan 10 Ton Bansos Kapolri

Pamekasan (beritajatim.com) – Polres Pamekasan mendistribusikan 10 ton beras bansos Kapolri bagi masyarakat terdampak wabah Coronvirus Disiase 2019, melalui seluruh jajaran Kapolsek di wilayah hukum Polres Pamekasan.

Pendistribusian beras bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Covid-19, secara simbolis diserahkan Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar kepada seluruh Kapolsek se Pamekasan, di Halaman Mapolres Pamekasan, Jl Stadion 81, Senin (7/12/2020) kemarin.

“Beras bansos ini merupakan bantuan dari Polri yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak Covid-19, khususnya di kabupaten Pamekasan,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, Selasa (8/12/2020).

Selain itu pihaknya berharap seluruh Kapolsek jajaran, agar segera mendistribusikan beras bansos bagi masyarakat terdampak di wilayah Polsek setempat. “Kami harapkan Kapolsek segera mendistribusikan kepada masyarakat terdampak Covid-19 dalam waktu yang tepat dan sesingkat singkatnya,” harapnya.

“Tidak lupa pula, harap disampaikan sosialisasi penerapan protokol kesehatan dengan selalu menerapkan 3M sebagai upaya mengantisipasi dan memutus rantai penyebaran Covid-19, yakni rajin mencuci tangan, selalu menggunakan masker, serta selalu menjaga jarak,” jelasnya.

Selain itu pihaknya juga menyampaikan agar seluruh Polsek jajaran melaksanakan instruksi Kapolda Jawa Timur, untuk melaksanakan Operasi Disiplin Protokol Kesehatan alias Prokes guna memutus rantai penyebaran Covid-19. “Operasi yustisi harus terus digalakkan demi memutus rantai penyebaran pandemi ini,” tegasnya.

Sebelumnya personil Polres Pamekasan juga melakukan penyemprotan cairan disinfektan dengan menggunakan 1 unit kendaraan Armoured Water Canon (AWC) dengan melibatkan lima personil. Sekaligus mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan disiplin prokes.

Berdasar update peta sebaran Covid-19 di Pamekasan, saat ini terdata sebanyak 470 orang dinyatakan positif Covid-19. Meliputi sebanyak 74 orang dalam proses isolasi, 44 orang meninggal dunia, serta sebanyak 352 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1026 orang, meliputi sebanyak 37 orang dalam tahap pengawasan, 64 orang meninggal dunia, serta sebanyak 925 orang dinyatakan selesai alias negatif Covid-19.

“Dari itu sangat penting bagi kita semua agar selalu waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, salah satunya dengan selalu menerapkan 3M, cuci tangan, pakai masker dan jaga jarak,” pungkasnya. [pin/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar