Peristiwa

Antisipasi Penyebaran Covid-19

Polres Pamekasan Kembali Semprotkan Cairan Disinfektan

Pamekasan (beritajatim.com) – Personil Polres Pamekasan kembali melakukan proses penyemprotan cairan disinfektan dalam rangka mengantisipasi penyebaran wabah virus corona di sejumlah titik di wilayah perkotaan, Pamekasan, Sabtu (5/12/2020).

Hal tersebut sesuai instruksi Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Dr Nico Afinta yang disampaikan dalam rapat koordinasi Penyerahan Dipa dan Alokasi Transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) 2021, sekaligus upaya pengendalian Covid-19 pada pelaksanaan Pilkada Serentak 2020, di Grand City Mall Surabaya, Senin (30/11/2020) lalu.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan sosialisasi vaksin Covid-19, sekaligus instruksi agar seluruh Polres di lingkungan Polda Jatim, agar melaksanakan Operasi Disiplin Protokol Kesehatan alias Prokes guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Penyemprotan cairan disinfektan ini dilakukan di sekitar jalan protokol, seperti di Jl Jokotole, Jl Kabupaten hingga Jl Trunojoyo,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar, melalui Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah.

Proses penyemprotan disinfektan menggunakan 1 unit kendaraan Armoured Water Canon (AWC) dengan melibatkan sebanyak lima personil, tujuannya untuk kembali mengingatkan masyarakat untuk selalu menerapkan sikap disiplin demi memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Dari itu kami berharap agar masyarakat khususnya di wilayah hukum Polres Pamekasan, agar selalu menerapkan protokol kesehatan. Rajin mencuci tangan dengan sabun, selalu menggunakan masker, serta selalu menerapkan jaga jarak,” imbau Nining Dyah.

Seperti diketahui, saat ini angka kasus pasien positif Covid-19 di Pamekasan kembali meningkat, termasuk angka pasien positif yang meninggal dunia akibat wabah dari Negeri Tirai Bambu, Tiongkok. Beberapa di antaranya Mantan Direktur RSUD dr Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr

Berdasar update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Covid-19 Pamekasan, Jum’at (3/12/2020) kemarin. Terdata sebanyak 450 orang dinyatakan positif, meliputi sebanyak 56 orang dalam tahap isolasi, sebanyak 44 orang meninggal dunia, serta sebanyak 360 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 1.013 orang, meliputi sebanyak 32 orang dalam tahap pengawasan, sebanyak 64 orang meninggal dunia, serta sebanyak 917 orang lainnya dinyatakan selesai atau negatif Covid-19. [pin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar