Peristiwa

Polres Mojokerto Berikan SIM A Gratis untuk Istri Awak KRI Nanggala 402

Istri Sertu EKL Ryan Yogie Pratama menjalani rangkaian tes SIM A. [Foto: istimewa]

Mojokerto (Beritajatim.com) – Polres Mojokerto memberikam SIM A gratis kepada istri awak KRI Nanggala 402 asal Mojokerto, Sertu EKL Ryan Yogie Pratama. Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban keluarga yang dilanda duka pasca tenggelamnya kapal selam di perairan Bali beberapa waktu lalu.

Istri Sertu Ryan, Alma Hanaya Hamid (26) datang ke Satpas Satlantas Polres Mojokerto di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Kedatangan ibu satu anak ini, disambut Kapolres Mojokerto AKBP Dony Alexander dan Ketua Bhayangkari Cabang Mojokerto Fitri Dony Alexander.

Alma juga mendapatkan layanan maksimal dari anggota Satlantas Polres Mojokerto seperti pemohon SIM A lainnya. Alma didampingi petugas menjalani rangkaian tes untuk mendapatkan SIM A. Mulai dari ujian teori hingga praktik mengemudikan mobil di Satpas Satlantas Polres Mojokerto.

Setelah menjalani rangkaian tes, Alma akhirnya lulus semua tes di Satpas Satlantas Polres Mojokerto. Warga Perumahan Green Puri Recidence, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto ini mendapatkan SIM A gratis. Kapolres berharap SIM A tersebut bermanfaat untuk istri awak KRI Nanggala 402.

“Hari ini, kami memberikan layanan pengurusan SIM A gratis kepada istri awak KRI Nanggala 402. Semoga kegiatan yang kami laksanakan bisa bermanfaat untuk keluarga almarhum. Khususnya untuk istri almarhum yang kini menjadi single parent,” ungkapnya, Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander.

Sebelumnya, Forkompinda Kabupaten Mojokerto menyerahkan bantuan uang, sembako dan kue kepada keluarga Sertu Ryan, Sabtu (1/5/2021). Bantuan juga diberikan pemerintah berupa kemudahan bagi keluarga Sertu Ryan dalam mengurus surat kematian dan keterangan domisili.

Serka ELK (Anumerta) Ryan Yogie Pratama menjadi satu dari 53 prajurit TNI AL yang gugur dalam tenggelamnya KRI Nanggala 402 di perairan Bali, Rabu (21/4) dini hari. Kapal selam buatan Jerman itu tenggelam dalam latihan penembakan torpedo di kedalam 838 meter. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar