Peristiwa

Polres Mojokerto Beri Bantuan Air Bersih dan Sembako ke Warga Terdampak Banjir

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander memberikan bantuan air bersih, sembako kepada warga terdampak banjir di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Polres Mojokerto memberikan bantuan air bersih kepada warga terdampak banjir air luapan Sungai Avur Jombok dan Sungai Watudakon di Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. Sebanyak 5.000 liter air bersih diberikan bersama dengan 500 kg beras dan 20 dos mie instan.

Selain merendam 266 rumah, air banjir juga merendam persawahan milik warga, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Tempuran dan Balai Desa Tempuran. Air luapan Sungai Avur Jombok dan Sungai Watudakon mulai merendam pemukiman warga sejak malam pergantian tahun baru 2021 yakni Jumat (1/1/2021) dini hari.

Pantauan di lokasi, air menggenangi rumah warga meski akses jalan utama tidak lagi tergenang lantaran jalan sudah dicor sekitar lima bulan lalu. Dengan ketinggian 40 cm dari permukaan tanah menyebabkan jalan cor lebih tinggi ketimbang permukiman warga. Air banjir masuk rumah warga dengan ketinggian bervariasi.

Kapolres Mojokerto, AKBP Dony Alexander mengatakan, Polres Mojokerto bersama Kodim 08 15 dan Pemerintah Daerah Mojokerto turun ke lokasi banjir untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat sebagai salah satu wujud untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat yang tertimpa musibah bencana alam.

“Saat ini, masih dilakukan kegiatan normalisasi normalisasi sungai dan masih dalam tahap pengerjaan namun situasi kondisi hujan dengan curah hujan cukup tinggi. Sehingga menimbulkan banjir di wilayah Desa Tempuran, Kecamatan Sooko. Semoga ini, nantinya bisa membantu dan meringankan seluruh masyarakat yang tertimpa musibah,” ungkapnya, Senin (1/1/2021).

Ada sebanyak 5.000 liter air bersih yang akan setiap hari diberikan kepada warga terdampak banjir di Desa Tempuran. Sementara hari ini, selain memberikan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter air bersih juga 500 kg beras dan 20 dos mie instan yang diberikan kepada pihak desa untuk dimasak di dapur umum.

“Beras dan mie instans ini kami berikan ke pihak Desa untuk nantinya dimasak di dapur umum wilayah Desa tempuran ini untuk dibagikan kepada seluruh warga yang tertimpa musibah banjir ini. Serta air bersih ini bisa digunakan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari, tetap berdoa jangan lupa untuk menggunakan masker karena situasi kita masih dalam situasi pandemi,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, pemerintah daerah, Polri dan TNI bersama-sama untuk bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kapolres meminta kepada seluruh masyarakat tetap tabah, sabar dan bantuan yang sudah diberikan tersebut agar bisa dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.

Sementara itu, salah satu warga, Wahyu (44) mengatakan, masyarakat tidak bisa beraktivitas karena air masuk rumah. “Tidak bisa ngapa-ngapain. Kalau malam, yang laki-laki tidur di jalan cor sini pakai tikar,” tegasnya. [tin/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Kiat Menulis Artikel Kesehatan Populer

Resep Nasi Aladin Khas Timur Tengah

Resep Sup Kikil, Gurih dan Empuk