Peristiwa

Polres Malang dan Kodim 0818 Kerja Keras Padamkan Api di Gunung Arjuno

Malang (beritajatim.com)-Sebanyak 250 Personil gabungan dari TNI-POLRI, Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang, Polisi Kehutanan, UPT Tahura Raden Soerjo, serta relawan yang tergabung dalam Satgas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dilibatkan dalam apel kesiapan penanganan Karhutla di gunung Arjuno, Minggu (13/10/2019).

Komandan Kodim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu, Letkol Inf. Ferry Muzzawad menyampaikan, saat ini kebakaran hutan di gunung Arjuno terjadi sejak Kamis (10/10/2019).

“Peristiwa Karhutla ini terjadi di dua titik wilayah Kabupaten Malang, yaitu di Curah Sriti, Desa Toyomarto, dan Candi Teleh, Desa Klampok, Kecamatan Singosari,” ungkap Dandim 0818.

Kata Letkol Ferry, pihaknya perlu ikut dalam memadamkan api supaya tidak meluas dan melebar.

“Yang terbakar ini adalah kawasan Tahura, disana ada keanekaragaman hayati dan satwa beserta ekosistemnya. Jadi perlu kita jaga kelestariannya,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung menyampaikan, berdasarkan hasil pantauan di lokasi tadi malam, pihaknya akan melakukan penyekatan karhutla agar tidak menyebar.

“Tadi malam, kita bersama forkopimda telah mengecek lokasi kebakaran, dan ternyata ada dua titik kebakaran lahan. Yang luas di wilayah Kabupaten Pasuruan, sedangkan diwilayah kami (Kabupaten Malang, red) hanya lahan yang banyak tanaman ilalangnya,” bebernya.

Menurut Ujung, api sebelumnya memang sempat melebar mencapai Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso.

“Untuk yang di Karangploso, hari ini informasi yang saya terima sudah padam. Tapi kami tetap akan menurunkan personil untuk mengecek dan memastikannya,” terang Ujung. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar