Peristiwa

Polres Malang Amankan Bus Berisi Puluhan TKI Hendak Mudik

Malang (beritajatim.com) – Polres Malang mengamankan puluhan Pekerja Migran Indonesia atau biasa di sebut Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Posko Check Poin Mudik Terpadu yang berada di Rest Area Dengkol, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.

Kapolres Malang AKBP Hendri Umar menyampaikan, puluhan TKI tersebut berhasil diamankan petugas dalam satu bus saat hendak mudik. “Ada lebih dari 40 TKI yang ketahuan petugas ketika hendak mudik,” ungkapnya, saat ditemui di lapangan Satya Haprabu Polres Malang, ketika akan memimpin apel Oprasi Bersekala besar, Senin (4/5/2020) malam ini.

Dari jumlah tersebut, lanjut Hendri, ada 9 orang TKI yang berasal dari Kabupaten Malang, dan saat ini sudah dalam karantina di desa masing-masing. “Itu terjadi pada hari Kamis apa Jumat lalu, mereka kami data dan pantau, mereka semua TKI dari Hongkong, masak di suruh balik ke daerah asal (Hongkong, red), yang jelas untuk Kabupaten Malang ada 9 orang,” tegasnya.

Terpisah, Kasat Lantas Polres Malang AKP Diyana Suci Lisyawatu menambahkan, waktu itu ada penumpang dalam Bus yang merupakan TKI dari Hongkong, namun terpaksa tidak dipulangkan ke daerah asalnya. “Persisnya ada 43 TKI yang terdata. Mereka tidak dipulangkan lagi ke daerah asalnya. Jadi kami antarkan ke daerah tujuannya,” ujarnya.

Selain dipulangkan ke daerah tujuannya dan diperiksa kesehatannya, lanjut Diyana, dirinya juga menyinkronkan data para TKI tersebut ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang.

“Sudah kami periksa kesehatannya melalui protokol pengecekan kesehatan Covid-19, dan mereka tidak menunjukan gejala yang merujuk ke Covid-19. Kami juga kroscek data para TKI tersebut ke Disnaker, memang benar mereka ini TKI,” jelasnya.

Sebelum pulang ke rumah masing-masing, tambah Diyana, dilakukan pengecekan lagi di setiap Puskesmas, dan harus melakukan karantina di safe house yang telah disediakan oleh Pemerintah Desa. “Mereka disana juga dicek lagi dan diisolasi sementara selama 14 hari,” pungkasnya. [yog/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar