Peristiwa

Polres Jombang Gelar Doa Bersama ‘Mengetuk Pintu Langit’

KH Masduki Abdurrahman Al Hafidz memimpin doa bersama mengetuk pintu langit yang digelar Polres Jombang, Jumat (23/7/2021)

Jombang (beritajatim.com) – Polres Jombang menggelar doa bersama secara virtual, Jumat (23/7/2021). Acara dengan tema ‘Doa bersama Ikhtiar Batin Mengetuk Pintu Langit untuk Indonesia Sehat dan Bangkit’ ini dipimpin oleh KH Masduki Abdurrahman Al Hafidz, Pengasuh Pondok Pesantren Roudhotu Tahfidzi Qur’an Perak Jombang.

Dalam sambutannya, Kapolres Jombang AKBP Agung Setyo Nugroho menungkapkan, sudah dua tahun ini Bangsa Indonesia ditimpa cobaan. Yakni merebaknya Covid-19. Nah, selama dua tahun itu pula semua disibukkan dalam upaya menangkal dan mengobati penyebaran virus tersebut.

Akibatnya, bukan hanya sektor kesehatan yang terdampak. Namun juga merembet ke sektor lainnya. “Namun kita harus tetap optimis. Bahwa Allah tidak akan memberikan cobaan di luar kesanggupan kita. Semua cobaan dan musibah itu datangnya atas izin Allah,” ujar Kapolres.

Oleh karena itu, lantunan zikir dan doa yang dilakukan Polres Jombang, sebagai ikhtiar batin mengetuk pintu langit. Sehingga bangsa ini segera dibebaskan dari segala musibah. Polres Jombang juga mengajak seluruh anak negeri untuk melantukan zikir dan doa.

“Mari tundukkan hati, rendahkan jiwa, mari bersama-sama memohon apun dari segala salah dan dosa. Mengetuk pintu langit agar hari-hari indah kembali hadir. Hari-hari indah tanpa rasa takut Covid-19. Saya sampaikan terima kasih kepada Ibu Bupati dan Wabup yang hadir melalui zoom, kepada KH Masduki Abdurrahman, serta ulama lainnya yang berkena hadir dalam doa bersama ini,” urainya.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab mengungkapkan, lonjakan kasus Covid 19 di wilayah Jawa Bali yang cukup signifikan menjadi keprihatinan bersama. Sehingga pemerintah Kabupaten Jombang mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melakukan ikhtiar lahir juga batin.

Pandemi Covid-19 telah melumpuhkan seluruh sektor kehidupan. Kita semua meyakini dan optimis hanya dengan kekuatan dari Ridho Alloh SWT pandemi ini akan berakhir. Kita juga sangat meyakini janji Alloh SWT, “Ud’uunii Astajib Lakum, Mintalah pada-Ku Niscaya Aku Kabulkan,” tutur Bupati Mundjidah.

Peserta doa bersama yang hadir melalui virtual

Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar juga menyampaikan kepada seluruh masyarakat Indonesia, Jawa Timur, khususnya yang mengikuti zoom meeting bersama Pemerintah Kabupaten Jombang, bahwa tidak cukup menangani covid dengan pendekatan lahiriah atau medis saja akan tetapi harus harus dilengkapi disempurnakan dengan pendekatan batiniah dengan mendekatkan diri kepada Alloh SWT.

“Hindari dan jauhi kemaksiatan, kemunkaran dengan meningkatkan ibadah, doa, zikir. Juga salawat memohon ampunan kepada Allah agar dengan rahmat, rido dan perkenannya, Allah segera menghilangkan musibah ini,” tutur KH. Marzuki Mustamar.

Selain KH Marzuki Mustamar, doa bersama virtual ini juga diikuti Forkopimda, Forkopimcam, dan ASN yang ada di kabupaten Jombang. Kemudian Ustad Soleh Mahmud Nasution atau yang akrab disapa Ustad Solmed, serta KH. Cholil Dahlan dari Ponpes Darul Ulum.

Kemudian KH. Abd. Salam dari Ponpes Denanyar, KH. Abd. Hakim dari Ponpes Tebuireng, serta KH. Wafiul Ahdi dari Ponpes Tambak Beras. Kemudian KH. Jamaluddin, KH. Salmanuddin Ketua PCNU Jombang, dan para peserta virtual dari alumni Ponpes di Jombang yang tersebar di seluruh Indonesia dan Luar Negeri. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar