Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Polisi: Tidak Ada Saksi Saat Pria Terjun dari Jembatan Suramadu Surabaya

Tim SAR saat melakukan pencarian jenazah di bawah jembatan Suramadu

Surabaya (beritajatim.com) – Petugas Kepolisian belum dapat menyimpulkan secara pasti, terkait kematian Widodo (53) asal Kamal, Bangkalan, Madura, yang jasadnya ditemukan Tim SAR gabungan dan mengapung di Selat Madura.

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Giadi Nugraha mengatakan, polisi belum menyimpulkan bahwa Widodo sengaja menghilangkan nyawanya sendiri. Sebab, tak ada saksi yang melihat Widodo melompat dari atas jembatan.

“Yang melihat dia nyebur itu enggak ada, kalau memang begitu loh, ya. Dugaannya memang bunuh diri, tetapi saksi yang melihat belum ada,” ujarnya, Selasa (7/9/2021).

Kendati demikian, AKP Giadi menyebut, jika kondisi saat ditemukannya kendaraan Beat hitam L 5265 FE milik korban, cukup banyak kendaraan yang melintas meski tak terlalu ramai.

“Waktu kejadian jalanan masih banyak kendaraan yang melintas,” imbuh dia.

Saat ini polisi tengah berkoordinasi dengan Pomal, terkait penanganan kasus kematian Widodo. Mengingat, korban termasuk sebagai anggota TNI AL.

“Karena ini anggotanya TNI AL. Sepertinya akan ditangani oleh Pomal. Nanti akan kami koordinasikan lagi,” pungkasnya.

Baca Juga:

    Seperti diberitakan sebelumnya, Kurang dari 24 jam, petugas Tim SAR gabungan menemukan jasad anggota TNI AL, Widodo (53), yang diduga bunuh diri dengan cara melompat dari Jembatan Suramadu, Selasa (7/9/2021) sekitar pukul 09.15 WIB.

    Petugas yang terlibat dalam pencarian Widodo antara lain dari Kantor SAR Surabaya, Satrol Bakamla wilayah Surabaya, Ditpolair Polda Jatim, VTS Surabaya, Polsek Kenjeran, Koramil Kenjeran dan Linmas Surabaya. (ang/ted)


    Apa Reaksi Anda?

    Komentar