Peristiwa

Polisi Tetapkan Satu Demonstran di Malang Sebagai Tersangka Perusak Bus

Mobil Satpol PP Kota Malang dibakar oleh demonstran.

Malang (beritajatim.com) – Polresta Malang Kota menetapkan, AN (21 tahun) kuli bangunan, asal Wagir, Kabupaten Malang sebagai tersangka pengerusakan bus Polres Batu. Pengerusakan ini dilakukan saat kericuhan demonstrasi menolak Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja di Kawasan Alun-alun Tugu, Kota Malang, pada Kamis, (8/10/2020) lalu.

“Sudah jadi tersangka, yang bersangkutan terbukti merusak kendaraan dinas milik Polres Batu yang mengalami pecah kaca,” kata Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata, Selasa, (13/10/2020).

Saat ini AN sudah ditahan dan masih dalam penyidikan untuk kemungkinan tambahan tersangka lain. Sebab, pada aksi demonstrasi itu, sejumlah fasilitas umum dan pemerintahan rusak. Beberapa diantaranya bahkan dibakar, seperti mobil Satpol PP Kota Malang dan 4 motor Dinas Polresta Malang Kota. “Kami masih dalami (untuk pelaku pengrusakan lainnya). Masih mungkin ada tambahan tersangka lagi,” ucap Leonardus.

Akibat perbuatannya AN terancam dijerat dengan pasal 170 subsider pasal 406 KUHP tentang pengerusakan terhadap orang atau barang dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Sebelumnya, Polresta Malang Kota telah menangkap 129 demonstran saat demo rusuh menolak UU Omnibus Law. Dari sebanyak itu semuanya telah dipulangkan. Kecuali AN yang kini berstatus tersangka. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar