Peristiwa

Polisi Tetapkan 1 Tersangka Kasus Kecelakaan Kerja yang Tewaskan 3 Korban di PT ENERO

Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota, AKP Sodik Efendi. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Satreskrim Polresta Mojokerto menetapkan satu tersangka kasus kecelakaan kerja yang menewaskan tiga korban di PT Energi Agro Nusantara (PT ENERO) Desa Gempolkrep, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Sabtu (11/4/2020) lalu. Supervisor Divisi Bio Gas di bagian kolam, M (36) ditetapkan sebagai tersangka.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Sodik Efendi membenarkan, pihaknya sudah menetapkan satu tersangka dalam kasus tersebut. “Sementara masih satu orang yang kita tetapkan sebagai tersangka. Yakni Supervisor Divisi Bio Gas di bagian kolam, M (36),” ungkapnya, Rabu (3/6/2020).

Masih kata Kasat, warga Mojokerto tersebut ditetapkan sebagai tersangka sejak, Rabu hari ini setelah dilakukan gelar perkara. Penetapan tersangka tersebut tidak lepas dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh petugas sejak insiden kecelakaan kerja itu terjadi pada, Sabtu (11/4/2020) lalu.

Selain itu, petugas juga menemukan adanya standard operating procedure (SOP) yang dilanggar oleh tersangka. Sehingga mengakibatkan hilangnya tiga nyawa pekerja saat melakukan pembersihan area bak penampungan sementara bioetanol di pabrik bioetanol PT ENERO, anak perusahaan PT Perkebunan Nusantara X (PTPN X).

“Kita juga sudah kumpulkan barang bukti yang kuat dalam menetapkan adanya tersangka. Diantaranya ada hasil visum, hasil laboratorium serta kita menyita beberapa alat bukti lain. Seperti masker juga baju yang digunakan oleh para korban. Tersangka akan menjalani pemeriksaan Sabtu besok pasca penetapan tersangka,” katanya.

Kasat menambahkan, pasca penetapan tersangka, tersangka hingga saat ini belum dilakukan penahanan. Tersangka dijerat Pasal 359 KUHP tentang barang siapa karena kesalahannya (kealpaannya) menyebabkan orang lain mati dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.

Sebelumnya, lima pekerja PT Energi Agro Nusantara (ENERO) dilarikan ke IGD RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (11/4/2020). Tiga pekerja akhirnya tidak bisa tergolong sebelum menjalani perawatan, sementara dua pekerja lainnya masih menjalani perawatan di IGD.

Ketiga korban tewas dalam kecelakaan kerja pada, Sabtu (11/4/2020Plant) pekan lalu yakni dua orang korban di Divisi Biogas Plant, Beni Trio Sucahyo, warga Jalan Margitosan warga Desa Gembongan dan Adhi Bayu Nugraha warga Desa Gempolkrep serta satu orang korban di Bagian Helper, Rudik warga Desa Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar