Peristiwa

Polisi Tak Larang Masyarakat Rayakan Tahun Baru, Asalkan..

Kabid Humas Kombes Frans Barung Mangera

Surabaya (beritajatim.com) – Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) tak melarang masyarakat merayakan Tahun Baru 2020, namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perayaan pesta tahunan ini.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera menyatakan, selain penyalahgunaan narkoba pihaknya juga mewaspadai pesta miras yang digelar masyarakat untuk merayakan pesta pergantuan tahun tersebut.

Tak hanya itu, Barung juga mengimbau kelompok tertentu tidak melakukan konvoi dengan menggunakan atribut tertentu. Barung menyebut biasanya kelompok-kelompok ini kerap mengonsumsi miras, dan jika bersinggungan dengan kelompok lain, dikhawatirkan terjadi bentrokan.

“Kemudian kita akan coba koordinasikan dengan unsur terkait, ke kelompok-kelompok tertentu kita harapkan tidak melakukan pawai yang sifatnya komunal kemudian membawa bawa bendera atribut kelompok di jalan. Karena biasanya mereka mengkonsumsi miras. Kalau bersinggungan dengan kelompok lain, akibat yang terjadi memanasnya situasi, bahkan bentrokan,” papar Barung.

Sementara itu, Barung juga menyoroti penggunaan mercon. Pihaknya telah melakukan sosialisasi agar mercon ini tak digunakan sembarangan. Selain bisa meledak hingga melukai tangan hingga anggota tubuh lainnya, mercon juga menyebabkan kematian.

“Kita coba lakukan sosialisasi penggunaan mercon, karena kalau disinyalir banyak mudharatnya daripada manfaatnya. Kalau mau memakai hal-hal ini, pakai minta izin, harus di tempat tertentu dan tidak mengganggu yang lain. Karena akibat mercon ini banyak yang meninggal, contoh ibu-ibu yang sakit jantung akhirnya kumat dan meninggal. Siapa yang tanggung jawab?,” pungkas Barung. [uci/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar