Peristiwa

Polisi Tak Akan Panggil Pemilik Lamborghini, Karena Alasan Ini

Mobil Lamborghini saat masih terparkir di Mapolrestabes Surabaya belum lama ini.(manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Polisi tak akan panggil lagi pemilik mobil Lamborghini L 568 WX yang sempat terbakar di Jalan Mayjen Sungkono, Surabaya beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran menjelaskan, saat ini pihak kepolisian baru sekali melayangkan surat panggilan ke pemilik mobil sport tersebut satu kali.

“Kita (polisi) baru sekali memanggil pemilik mobil dan yang datang pengacaranya. Karena pemilik sedang liburan ke luar negeri jadi diwakilkan,” jelasnya, Kamis (12/12/2019).

“Sepertinya kita (polisi) gak akan panggil lagi meski pemilik Lamborghini tak datang pada panggilan pertama,” lanjutnya.

Meski tak datang memenuhi panggilan pertama kepolisian, pihak pengacara pemilik mobil buatan Eropa ini janji datang Senin (16/12/2019) usai pulang dari liburan.

Sementara untuk informasi data legalitas, AKBP Sudamiran mengaku belum mendapatkan surat legalitas Lamborghini kombinasi merah, hitam dan emas ini.

“Pengacaranya bilang pemilik mobil mau datang Senin (16/12/2019). Kalau datang ya tidak kami panggil ulang,” paparnya.

“Kita baru dapat surat tilang dan barang bukti mobil saja,” lanjut Sudamiran.

Seperti yang diberitakan beritajatim.com sebelumnya, mobil sport Lamborghini nopol L 568 WX yang terbakar di Jalan Mayjend Sungkono no 105 Surabaya. Karena tak bisa menunjukkan surat legalitas kendaraan, mobil sport yang dikendarai seorang wanita ini pun ditilang dan ditahan polisi.

Diketahui wanita bergaun merah yang keluar adalah Lanny Kusuma Wardhani yang sebelumnya mobil sportnya terbakar bagian radiatornya di depan Konjen China di Surabaya pada Minggu (8/12/2019) lalu.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar