Peristiwa

Polisi Selidiki Teror Pecah Kaca di Lumajang

Lumajang (beritajatim.com) – Warga Desa Condro Kecamatan Pasirian digegerkan aksi teror pecah kaca oleh orang tak dikenal dalam seminggu terakhir. Akibatnya kaca sebuah rumah, dua kios bensin dan mobil pecah.

Warga langsung mengadu ke aparat kepolisian dan Tim Cobra Polres Lumajang datang ke lokasi untuk melakukan identifikasi, Jum’at (15/2/2019). Petugas menemukan batu yang diduga dilakukan oleh pelaku untuk meneror warga.

“Tim sudah melakukan pengecekan ke lokasi dan menemukan batu yang digunakan pelaku untuk memecahkan kaca,” kata Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran.

Masih kata, pihaknya terus mengumpul keterangan para saksi korban untuk melacak oknum pelaku menggunakan kendaraan bermotor. Hal ini untuk mendapatkan ciri-ciri indetitas pelaku teror. “Kami akan usut dan menangkap pelakunya,” ujarnya.

Sementara itu, pemilik kios bensin, Sugeng, mengaku aksi pelaku teror dilakukan pada malam hari dan sengaja dilakukan pelemparan. Hal ini ditemukan baru di dalam kiosnya. “Jadi menggunakan batu untuk memecahkan kaca, untuk motifnya belum paham,” jelasnya.

Aparat kepolisian masih menyelidiki motif aksi teror pecak kaca di pemukiman rumah warga Desa Condro Kecamatan Pasirian. (har/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar