Peristiwa

Polisi Selidiki Pelaku Pembuangan Bayi di Masjid Ponorogo

Bayi laki-laki yang ditemukan di Masjid An-nur sedang menjalani perawatan di Puskesmas Jetis. [Foto/Endra Dwiono]

Ponorogo (beritajatim.com) – Bayi laki-laki yang ditemukan di dalam Masjid An-Nur Desa Kutukulon Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo, saat ini menjalani perawatan di Puskesmas Jetis. Hal tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Jetis AKP Edy Sucipto.

Dia menyebut bahwa bayi itu sedang dicek kondisinya oleh tim medis Puskesmas Jetis. “Saat ini bayi di Puskesmas Jetis, untuk dicek kondisinya,” kata Edy Sucipta saat ditemui beritajatim.com di Puskesmas Jetis, Jumat (19/2/2021).

Edy memperkirakan bayi tersebut lahir 4-5 jari yang lalu. Sebab, tali pusarnya masih ada. Berat badan bayi 3,5 kg, dengan panjang 45 cm. Saat ditemukan, bayi dibungkus dengan kain jilbab. “Bayi saat ditemukan masih ada tali pusarnya,” katanya.

Dari hasil pengumpulan barang bukti dan keterangan dari saksi yang pertama menemukan, saksi sebelumnya melihat laki-laki yang bukan warga Kutukulon naik sepeda motor dan berhenti di serambi masjid.

Namun, saksi tidak tahu identitas dan keperluan apa laki-laki itu berada di masjid. Dia mengira laki-laki misterius itu sehabis salat ashar. “Saat ini unit Reskrim Polsek Jetis sedang melakukan penyelidikan terkait dengan penemuan bayi tersebut,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, bayi dalam kondisi masih hidup ditemukan warga di dalam Masjid An-Nur Desa Kutukulon Kecamatan Jetis Kabupaten Ponorogo. Bayi berjenis kelamin laki-laki itu dibungkus dengan kain jilbab warna hitam dan juga sajadah milik masjid.

Awal mula penemuan bayi dengan berat 3,5 kg itu, kata Sugiarti, dirinya mau berbelanja melewati masjid terdengar suara, ia mengira kalau itu suara kipas angin. Waktu pulang belanja, ia mendengar suara lagi. Karena penasaran dirinya memasuki masjid. Waktu masuk, suara itu hilang, ia keluar bunyi lagi. Akhirnya Sugiarti masuk dan menemukan bayi tersebut. [end/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar