Peristiwa

PSBB Surabaya

Polisi Razia Mobil Pikep Ditutup Terpal dan Jalan Tikus

Surabaya (beritajatim.com) – Banyak pemudik memilih jalur tikus untuk menghindari razia Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan aturan larangan mudik.

Melihat kondisi tersebut kepolisian dari Polrestabes Surabaya dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak mulai mengantisipasi jalur tikus yang berada di Kota Surabaya

“Mobil plat nomor luar kota terutama Jakarta kita antisipasi untuk putar balik dan diperiksa lebih dulu untuk pencegahan penyebaran virus corona,” jelas Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Kompol Krisiyan Beorbel Martino kepada¬†beritajatim.com, Kamis (30/4/2020).

Kompol Krisiyan juga menceritakan kemarin Rabu (29/4) memergoki sebuah kendaraan pikep yang ditutup terpal ternyata berisi warga dari Malang yang ingin pulang ke Surabaya. Selain itu petugas juga merazia mobil yang ditutup terpal.

“Saat razia ada mobil pikep di bagian bak belakang ditutup terpal, setelah kami buka ternyata berisi orang yang berjumlah 8 orang,” ungkap Kompol Krisiyan Kapolsek Tenggilis Mejoyo.

Hal serupa juga dilakukan oleh jajaran Polres Pelabuhan Tanjung Perak. Sebagai garda terdepan perbatasan pulau Jawa dan Madura. Wilayah hukum ini sangat rentan digunakan pemudik untuk pulang kampung.

Oleh sebab itu, fokus pada pemeriksaan mobil plat luar kota dan pikep tertutup rapat adalah SOP utama.

“Kita fokus ke dua titik yakni pelabuhan dan juga jembatan Suramadu. Sebab dua jalur ini adalah jalur utama warga mudik. Maka fokus utama petugas gabungan menjaga pintu tersebut,” tandas AKBP Ganis, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak kepada wartawan.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar