Peristiwa

Polisi Minta Pelaksana Kayutangan Heritage Gencar Sosialisasi Agar Tidak Macet

Peninjauan kawasan Kayutangan Heritage.

Malang (beritajatim.com) – Selama proses pengerjaan proyek Kayutangan Heritage di sepanjang Jalan Basuki Rahmat hingga Jalan Jaksa Agung Suprapto, Kota Malang. Polresta Malang Kota dan Dishub Kota Malang melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan dampak dari pembangunan ini.

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata mengatakan, mereka memasang stager sebagai batas akses untuk kendaraan agar tidak bisa melintas karena ada pengerjaan proyek Kayutangan Heritage. Namun, untuk mobil ambulans dan pemadam kebakaran tetap diprioritaskan semisal terpaksa harus melewati jalur ini.

“Kita siagakan beberapa personel, baik dari Satlantas dan Dishub kita libatkan dan kita pasang stager jadi ditutup permanen tidak bisa dilewati mobil dan motor. Tetapi kita tetap berikan prioritas untuk ambulans dan pemadam kebakaran jika terpaksa harus lewat jalan ini,” kata Leonardus.

Polresta Malang Kota bakal melakukan analisa dan evaluasi setiap hari akibat pengerjaan Kayutangan Heritage. Sebab, dampaknya membuat sejumlah titik di Kota Malang mengalami kemacetan parah. Karena Kayutangan merupakan jantung Kota Malang.

Untuk itu, Polresta Malang Kota meminta pelaksana proyek untuk terus melakukan sosialisasi ke masyarakat. Sehingga para pengendara motor baik roda dua dan roda empat tidak lagi menuju ke kawasan ini. Sebab, dikhawatirkan membuat titik yang ada di sekitar Kayutangan seperti di Alun-alun Merdeka, Jalan Majapahit bahkan hingga Jalan Gator Subroto – Jalan Panglima Sudirman macet.

“Kita akan evaluasi lagi, dan saya minta pelaksana untuk memperbanyak sosialisasi agar masyarakat tahu dan tidak menuju titik Jalan Basuki Rahmat. Karena kalau mereka tahu mereka tidak akan menuju Kayutangan,” tandas Leonardus. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar