Peristiwa

Polisi Kesulitan Saksi, Kasus Tabrak Lari Tak Terungkap

Iptu Eko Puji Waluyo Kanit Laka Lantas Polres Sampang saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (19/11/2019)

Sampang (beritajatim.com) – Kasus dugaan tabrak lari yang menimpa Ainul Yakin (8) siswa Sekolah Dasar (SD) asal Kampung Halelah, Kelurahan Polagan, Kecamatan/Kabupaten Sampang, terancam tidak terungkap. Sebab, selama tiga bulan, belum ada satupun saksi yang menyatakan mengarah kepada terduga.

Padahal, beberapa hari pasca kejadian. Jajaran kepolisian setempat telah mengamankan satu unit dump truk bertuliskan PT Jatiwangi dengan kondisi kaca pecah. “Kita masih mencari saksi yang mengetahui persis kejadian dugaan tabrak lari di Kampung Halelah, tapi perlu diketahui kita tidak akan berhenti melakukan penyelidikan,” terang Ipda Eko Puji Waluyo Kanit Laka Lantas Polres Sampang, Selasa (19/11/2019).

Ketika ditanya apakah nantinya kasus ini bisa di SP-3 atau pemberhentian penyelidikan, Eko menegaskan jika sesuatu kasus yang dilakukan SP 3 bisa dibuka lagi dengan alasan adanya alat bukti baru atau saksi yang menguatkan yang mengarah kepada tersangka.

“Memang kita mengamankan satu unit dump truk diduga sebagai barang bukti, tetapi saat ini masih dipinjam pakai oleh terduga. Kemudian, dari pihak PT Jatiwangi juga memberikan santunan serta pihak keluarga korban telah menerima dana dari Jasa Raharja,” imbuhnya.

Sekeder diketahui, dugaaa kasus tabrak lari terhadap Ainul Yakin terjadi 25 Agustus 2019 lalu, kondisi korban cukup mengenaskan karena mengalami luka parah di bagian kepala. [sar/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar