Peristiwa

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Pengeroyokan di Mojokerto

Enam pemuda diamankan dalam aksi pengeroyokan di Dusun Beru, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (15/5/2021) malam. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Aksi pengeroyokan sekelompok pemuda terhadap salah satu pemuda di Dusun Beru, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (15/5/2021) malam diduga dari perguruan silat. Dalam aksi pengeroyokan tersebut, satu orang pemuda terluka.

Dalam aksi pengeroyokan tersebut, sejumlah pemuda sekitar 20 orang menggunakan sepeda motor yang diduga dari salah satu perguruan silat melakukan aksi pengeroyokan di Dusun Beru, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong ada, Kabupaten Mojokerto sekira pukul 22.30 WIB.

Aksi pengeroyokan tersebut dilakukan terhadap salah satu pemuda yang diduga dari perguruan silat yang berbeda. Akibat aksi pengeroyokan, seorang pemuda asal Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto mengalami luka pada kepala bagian belakang.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriadi membenarkan, terkait aksi pengeroyokan di Dusun Beru, Desa Pulorejo, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (15/5/2021) malam tersebut. “Dari salah satu perguruan silat,” ungkapnya, Senin (17/5/2021).

Mantan Kapolres Sumenep ini menjelaskan, pasca diamankan sejumlah pemuda yang diduga menjadi pemicu pengeroyokan. Pasca terjadi pengeroyokan, lanjut Kapolresta, sempat muncul sekelompok pemuda di ruas jalan namun dihalau petugas.

“Untuk pelakunya, kami sudah kantongi identitasnya. Kalau pelaku sudah kami amankan, tentunya akan ketahuan motifnya. Masih ditanggani dulu,” tegasnya.

Sebelumnya, sekira pukul 22.30 WIB, sekelompok pemuda berjumlah sekitar 20 orang mengendarai sepeda motor melakukan aksi pengeroyokan terhadap salah satu pemuda. Akibatnya, korban yang diketahui merupakan warga Desa Banyulegi, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto mengalami luka pada kepala bagian belakang.

Korban langsung dilarikan Puskesmas Dawarblandong oleh warga sekitar untuk mendapatkan pertolongan. Pasca kejadian pengeroyokan, aksi konvoi kendaraan sepeda motor dilakukan oleh sekelompok pemuda di ruas jalan Dusun Tanjung, Desa Temuireng, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.

Beberapa di antaranya kedapatan membawa senjata tajam. Aparat gabungan dari TNI/Polri menghalau kelompok pemuda yang berkumpul di Dusun Tanjung, Desa Temuireng, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto. Sebanyak enam orang pemuda diamankan diduga menjadi penyebab korban mengalami pengeroyokan tersebut.

Hingga pukul 04.00 WIB, anggota TNI/Polri masih berjaga di Desa Temuireng, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto untuk mengantisipasi terjadinya kembali aksi pengeroyokan. Kasus pengeroyokan tersebut saat ini ditanggani Satreskrim Polresta Mojokerto. [tin/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar