Peristiwa

Sidak Pasar

Polisi Gresik Antisipasi Produk Kadaluarsa serta Peredaran Upal

Gresik (beritajatim.com)- Memasuki hari ke 23 Bulan Ramadan 1442 H, aparat Polsek Kedamean, Gresik bersama Forkopimcam setempat melakukan sidak (inspeksi mendadak) bahan makanan dan minuman (mamin) di kawasan pasar.

Hal itu dilakukan untuk memastikan tidak ada mamin (makanan dan minuman) yang menyalahi aturan edar. Baik itu kadaluarsa, berbahaya, ataupun tidak memenuhi ketentuan lainnya. Sidak gabungan ini juga melibatkan TNI, Dinas Kesehatan UPTD Puskesmas Kedamean serta Satpol PP.

“Sidak ini bertujuan untuk memastikan tidak ada mamin yang kadaluarsa atau membahayakan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H,” ujar Camat Kedamean Arifin, Selasa (4/5/2021).

Secara berkala, operasi tersebut akan terus digelar. Dengan mendatangi beberapa pusat perbelanjaan, pertokoan dan potensi keramaian. “Adapun mamin yang diperiksa itu mulai dari makanan kemasan kaleng dan bahan makanan setengah jadi dalam kemasan plastik,” kata Arifin.

Hasil dalam sidak kali ini, aparat gabungan tidak menemukan mamin yang melanggar izin atau aturan yang berlaku. “Sidak kali ini berlangsung dengan kondusif, dan tidak ditemukan barang yang expired dan membahayakan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi masalah,” ungkap Arifin.

Sementara itu, Kapolsek Kedamean AKP Ali Syaiful menuturkan, sidak tersebut juga akan dilakukan secara berkala. Termasuk, mengantisipasi penggunaan uang palsu yang berpotensi beredar pada saat momentum ramadhan maupun lebaran nanti. “Pembeli maupun pemilik harus lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi,” tuturnya.

Ali Syaiful menambahkan, masyarakat agar menghindari tempat rawan kejadian tindak pidana. Termasuk tetap selalu mematuhi protokol kesehatan. “Semuanya saling mengingatkan antar sanak keluarga. Terutama memberitahukan untuk Hari Raya Idul Fitri 1442 H tidak perlu mudik dahulu karena pandemi Covid-19,” imbuhnya. [dny/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar