Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Polisi Fokus Pemulihan Korban Selamat Laka Bus Pariwisata PO Ardiansyah

Wadirlantas Polda Jawa Timur, AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro.

Mojokerto (beritajatim.com) – Pihak kepolisian masih fokus dalam pemulihan kondisi korban selamat dalam peristiwa kecelakaan bus pariwisata PO Ardiansyah nopol W 7322 UW di Jalan Tol Surabaya-Mojokerto (Sumo) KM 712+200/A. Ada sebanyak 19 korban selamat mengalami luka berat dan ringan.

Wadirlantas Polda Jawa Timur, AKBP Didit Bambang Wibowo Saputro mengatakan, pihak kepolisian menyampaikan bela sungkawa atas kecelakaan tunggal yang menyebabkan 14 korban tewas di Jalan Tol Sumo KM 712+200/A, Senin (17/5/2022) kemarin.

“Jumlah penumpang yang kami himpun saat ini, itu ada 32 orang dan awak bus ada 2 orang. Kita lebih melalukan bagaimana proses penyembuhan kondisi korban sehingga kami bersama Jasa Raharja telah melakukan upaya memberikan bantuan kepada korban yang mengalami laka lantas,” ungkapnya, Selasa (17/5/2022).

Masih kata Wadirlantas, Polda Jatim dan Korlantas Mabes Polri melakukan penanganan Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara (TP TKP) untuk melakukan penyelidikan. Pihaknya bersama dengan Korlantas Mabes Polri dan Polresta Mojokerto untuk melakukan penyelidikan yang nantinya akan disampaikan secara utuh kepada publik.

“Tentunya di sini ada kerja sama Korlantas Mabes Polri, Polda Jatim dan Polresta Mojokerto. Nanti dari pihak kepolisian akan melakukan trauma hiling kepada beberapa anak yang menjadi dampak korban laka lantas. Kami akan membentuk tim khusus untuk melakukan pendekatan tersebut tapi kami fokus pemulihan korban luka,” katanya.

Termasuk kondisi sopir cadangan, Ade Firmansyah (29) yang membawa bus pariwisata PO Ardiansyah saat kejadian. Wadirlantas menjelaskan, pihaknya belum bisa menyampaikan hasil keterangan sopir cadangan. Ini lantaran pihaknya masih fokus pemulihan para korban luka baik ringan maupun berat.

“Untuk yang dirawat kurang lebih 19 orang luka berat, satu mengalami luka ringan. Masih dalam proses penanganan medis (status sopir cadangan). Jadi kalau nanti kondisi daripada awak bus ini sudah sehat, kami akan melanjutkan tahapan pemeriksaan. Kami masih melakukan penyelidikan dulu, nanti kami tingkatkan tahapan penyidikan,” ujarnya.

Sementara sopir utama yakni Ahmad Ari Ardiyanto (31) warga Desa Mboteng, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik juga masih dalam proses pemulihan kondisi. Pihaknya juga melibatkan tim medis termasuk dugaan mengkonsumsi minuman atau obat-obatan. Namun saat ini masih fokus pemulihan kondisi korban luka. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar