Peristiwa

Polisi Dalami Kasus Ibu Rumah Tangga yang Bunuh Diri

Ponorogo (beritajatim.com) – Polisi rupanya masih terus mendalami kematian Ismiyati yang diduga tewas bunuh diri dengan leher tergorok mesin gerinda pemotong kayu. Usai mengembangkan penyelidikan ke pekarangan rumah. Polisi mengamankan barang bukti baru. Yaitu baju bekas yang berada di semak belukar pekarangan tersebut.

Namun, barang bukti tersebut tidak terdapat bercak darah. Sehingga sulit untuk dijadikan alat bukti sebagai petunjuk untuk mengungkap kasus tersebut. ‘’Hasilnya nihil, pakaian bekas yang diketemukan di pekarangan tidak ada berkas darahnya,’’ kata Kasat Reskrim AKP Maryoko, Sabtu (16/2/2019).

Maryoko menyebut, pihak Polsek Ponorogo dan Sat Reskrim Polres Ponorogo mengundang tim forensik dari Rumah Sakit Umum (RSU) Bhayangkara untuk melakukan otopsi, pada Jumat (15/2/2019) malam. Nantinya hasil otopsi yang dilakuakn tim forensik akan disinkronkan dengan olah TKP dan keterangan beberapa saksi. ”Sampai saat ini kami (Sat Reskrim dan Polsek Ponorogo) belum bisa menyimpulkan apapun. Apakah dibunuh atau bunuh diri,”
pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya seorang ibu rumah tangga ditemukan tewas didalam rumahnya kelurahan Jengglong Ponorogo. Perempuan bernama Ismiati (45) itu meninggal diduga bunuh diri dengan cara menggorok lehernya sendiri menggunakan mesin gerinda atau alat pemotong kayu pada Kamis (14/2/2019) lalu. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar