Peristiwa

Polisi Dalami dan Cari Pelaku Kasus Begal Payudara di Tambaksari

Gambar tangkap layar status penyebar dugaan informasi kejahatan begal payura di Tambaksari, Surabaya, oleh akun twitter @aulia_aullea.

Surabaya (beritajatim.com) – Aksi begal payudara di Jalan Kedung Sroko, Tambaksari, Surabaya, Rabu (26/2/2020) sudah ditangani polisi. AKP Ruth Yeni, Kepala unit Perlindungan Perempuan dan Anak  (PPA) Polrestabes Surabaya menjelaskan korban saat ini sudah melakukan laporan ke polisi.

“Kita sudah dalami dan tindaklanjuti kasus ini (begal payudara.red). Laporan sudah masuk ke unit PPA pada Kamis (27/2/2020). Kita selidiki dan kita harapkan bisa terkuak,” jelasnya, Jumat (28/2/2020).
Lebih lanjut AKP Ruth menjelaskan kasus begal payudara di Kota Surabaya memungkinkan banyak terjadi di beberapa titik. Meski demikian pihaknya tidak bisa memastikan apakah pelaku merupakan orang yang sama. Sebab, para korban begal payudara kebanyakan enggan melaporkan kejadian yang masuk pada perkara tindak pidana perbuatan mesum ini.
“Laporan sudah masuk dan kita gak tahu apakah pelaku sama atau tidak untuk kasus begal di titik lain tersebut. Yang pasti untuk di Tegalsari kita sudah tindaklanjuti dan tim sudah melakukan pemeriksaan kekorban,” lanjutnya.
Sejumlah kejadian kejahatan begal payudara terjadi di Jalan Kedung Sroko, Tambaksari, Surabaya viral di media sosial. Aksi pelecehan seksual tersebut diduga dilakukan oleh seorang pria pengendara motor yang berkendara sendirian.
Hal tersebut viral setelah diunggah oleh pemilik akun Twitter bernama @aulia_aullea pada Rabu (26/2/2020). Akun tersebut menuliskan ‘ada informasi seperti ini… mohon bantuan perlindungan terutama kami mahasiswa yang sering jalan di daerah ini’.
Akun itu juga meng-upload informasi yang diblok warna merah yang bertuliskan “Hati-Hati !! Bagi yg melintas di Jalan Kedung Sroko, Surabaya. Telah terjadi pelecehan payudara. Hari ini, Rabu, 26 Februari ada 2 korban yang terlecehkan. Plat L-6936-XU. Laki-laki menggunakan motor Jupiter warna biru. Sebarkan ya!!!,” tulis akun @aulia_auleea.
Status ini pun menuai banyak respon dari warga net. Warga net pun menyisipkan komentar bahwa mereka pernah mengalami kejadian serupa di waktu berbeda dan bahkan ada yang berkomentar bahwa pelaku sempat dikejar tapi kalah cepat. Melihat kondisi ini, Kanit Reskrim Polsek Tambak Sari, Iptu Didik memastikan, akan meningkatkan patroli diwaktu mahasiswa atau anak sekolah beraktivitas.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar