Peristiwa

Polisi Curigai ASN di Nganjuk Teman Spesial Budi?

Budi Korban Mutilasi di Udanawu Blitar semasa hidup

Surabaya (beritajatim.com) – Penyidikan terus dilakukan oleh pihak kepolisian guna mencari siapa yang telah menghabisi nyawa Budi Hartanto yang mayatnya dibuang dalam koper dan ditemukan di Udan Awu Blitar.

Pihak kepolisian dari Polres Blitar dan Keidir telah memeriksa total 13 orang sebagai saksi. Sementara Polda Jatim meminta keterangan satu orang saksi yang diketahui berstatus Aparat Sipil Negara (ASN) dari Nganjuk.

Menurut Barung, dari pemeriksaan yang dilakukan terhadap saksi tersebut ada dugaan bahwa saksi ini pernah berhubungan dengan korban meski sesama pria.

“Kita sudah periksa itu alibinya ternyata bukan. Walaupun yang bersangkutan seorang laki-laki memang sudah pernah berhubungan dengan korban,” kata Barung saat dikonfirmasi di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (5/4/2019).

ASN tersebut, imbuh Barung mengaku tak bertemu dengan Budi di hari korban ditemukan dibuang dalam koper. Namun, Barung mengatakan polisi tak akan mudah percaya dengan kesaksian saksi sebelum menggali barang bukti lebih lanjut.

Barung menambahkan, status PNS tersebut masih menjadi saksi yang diperiksa di Mapolda Jatim, semalam. Barung menambahkan pihaknya juga telah memulangkan PNS.

“Iya saksi, dibawa ke Polda Jatim dan sudah dipulangkan. Iya dari semalam,” lanjutnya.

Saat ditanya terkait pencarian kepala hingga pelaku, Barung mengatakan hingga kini pihaknya masih melakukan penyidikan. Selain itu, pihaknya masih menunggu hasil laboratorium forensik keluar.

“Pencarian potongan tubuh yang lain. Pagi ini Polres Blitar Kota tadi di TKP setengah tujuh tadi sampai saat ini ada hal yang kita gali lagi kemungkinan potongan tubuh akan kita telusuri kembali. Satu hal yang kita temukan yang signifikan yang kita gali. Tapi untuk membuktikan ini kita tunggu labfor hari ini,” pungkasnya. [uci/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar