Peristiwa

Polisi Bekuk 34 Penjahat Jalanan Jember

Jember (beritajatim.com) – Polisi membekuk 34 orang penjahat jalanan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, sepanjang Januari 2020. Sebanyak dua puluh lima orang di antaranya dititipkan di sel Lembaga Permasyarakatan Jember.

“Kami menangani tiga kasus penganiayaan, satu kasus pemerasan, satu kasus kepemilikan senjata tajam, enam kasus pencurian dengan pemberatan, satu kasus pencurian dengan kekerasan, dan tiga kasus prostitusi,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Alfian Nurrizal, Jumat (17/1/2020).

Polisi mengamankan tiga senjata tajam, satu sepeda motor, 23 ponsel, satu sangkar burung, 460 batang pipa besi, satu pikap Mitsubishi L300, satu CCTV, dan uang Rp 225 ribu. “Februari mendatang secara periodik kami akan lakukan operasi serupa,” kata Alfian.

Alfian mengatakan, perlu ada antisipasi terhadap prostitusi. “Kami akan intensif untuk ditekan agar tak ada lagi,” katanya. Sembilan perempuan pekerja seksnya sudah diamankan. Ini merupakan hasil pengaduan masyarakat karena prostitusi ini meresahkan masyarakat.

“Ini bukan prostitusi online. Ini manual. Tapi kami juga menyelidiki prostitusi online terkait dengan hubungan pasangan suami istri dan threesome,” kata Alfian.

Penanganan pekerja seksnya akan diserahkan kepada Dinas Sosial. “Sementara muncikarinya kami tangani secara hukum,” kata Alfian. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar