Peristiwa

Polda Jatim Selidiki Ambruknya SDN Keting 2 Jember

Jember (beritajatim.com) – Kepolisian Daerah Jawa Timur menyelidiki ambruknya atap SD Negeri Keting 2 di Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. Tim Laboratorium Forensik Polda melakukan olah tempat kejadian perkara, Selasa (17/12/2019).

“Kami melihat kekuatan beton, under ring, dan ring block, dengan hammer test. Kami akan tunggu hasilnya. Itu akan jadi acuan kami melakukan penyelidikan dan penyidikan,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisari Besar Alfian Nurrizal.

Tim Labfor langsung mengambil sampel genteng dan meneliti satu persatu rangka baja ringan (galvalum) dan genteng serta beton cor. Ada dua ruang kelas yang baru saja selesai direhab yakni kelas 5 dan 6. Ruang kelas yang ambrol adalah ruang kelas 5. Namun Alfian meminta agar ruang kelas 6 tak digunakan dulu. “Kami arahkan di musala,” kata Alfian.

Kepala Dinas Pendidikan Edi Budi Susilo memang sudah memerintahkan agar ruang kelas yang baru direhab tak ditempati dulu. “Ini kan belum diserahterimakan untuk digunakan. Proses belajar mengajar kelas 6 di musala. Siswa kelas 5 kami tempatkan di ruang kelas 3. Siswa kelas 3 di perpustakaan,” katanya. Jumlah siswa kelas 5 dan 6 masing-masing 24 orang.

Jadi kegiatan belajar mengajar tetap berjalan sembari menunggu perbaikan dari kontraktor. “Kan masih di police line. Itu kewenangan kepolisian untuk melakukan penyelidikan. Kami kooperatif saja,” kata Edi. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar