Peristiwa

Pohon Timpa Bangunan Makam Sunan Prapen, Diangkat Pakai Alat Berat

Gresik (beritajatim.com) – Pohon besar menimpa bangunan makam Sunan Prapen akibat hujan deras dan angin kencang. Untuk memindahkannya, pohon lantas diangkat dengan menggunakan alat berat. Pohon yang berdiameter dua meter lebih itu dipotong-potong untuk memudahkan pengangkatan.

Sebelum pohon besar tersebut diangkat, Pemkab Gresik juga mendatangkan petugas Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim.

Menurut Wicaksono Dwi Nugroho, Arkeologi dari BPCB Jatim menjelaskan, dirinya bersama tim masih menghitung biaya kerusakan, dan biaya memperbaikinya.

“Kami masih menghitung sebab makam Sunan Prapen ada nilai otentik sejarahnya,” ujarnya, Senin (30/12/2019).

Ia menambahkan, meskipun ada sebagian unsur bahan yang diganti, tidak akan mengganti status cagar budaya.

“Seperti kayu yang lapuk, kita ganti jenis kayu yang sama dan mendekati keasliannya, kemudian mengambil gambar mendokumentasikan mana yang lama dan yang baru,” imbuhnya.

Makan Sunan Prapen Ini termasuk cagar budaya nasional, makanya menjadi perhatian dari pusat sebagai pelaksana BPCB Jatim.

Ke depannya juga dilakukan pemugaran penataan lingkungan di setiap cagar budaya yang ada di setiap daerah Jatim

“Untuk anggaran sudah disiapkan mulai tahun,” pungkas Wicaksono. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar