Peristiwa

Pohon Besar Tumbang Melintang di Tengah Jalan Pantura Tuban

Petugas dari tim BPBD Tuban saat melakukan evakuasi pohon besar yang tumbang melintang di jalan.

Tuban (beritajatim.com) – Sebuah pohon besar yang berada di pinggir jalan raya Plumpang-Widang, Desa Magersari, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban tumbang dan melintang di tengah jalan raya penghubung antar kecamatan yang juga sebagai jalan alternatif jalur Pantura Tuban, Kamis (6/2/2020).

Pohon Sono Keling dengan ukuran besar itu tumbang setelah diterjang angin kencang bersamaan dengan turunnya hujan lebat di wilayah tersebut. Hal itu membuat jalan tersebut macet dan beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, hujan lebat mengguyur beberapa desa wilayah Kecamatan Plumpang dan juga Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban Kamis sore. Ketika terjadi turun hujan angin kencang dari arah selatan juga menerjang wilayah itu.

Angin kencang itu sempat membuat sejumlah warga yang tinggal di kawasan Desa Magersari, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban itu sempat panik. Tiba-tiba angin kencang itu menerjang sejumlah pohon besar yang ada di pinggir jalan raya itu dan mengakibatkan satu pohon yang sudah tua itu tumbang.

“Saya lewat tadi sudah macet, karena pohonnya tumbang melintang di tengah jalan. Jadinya kendaraan tidak bisa untuk lewat,” ujar Budi (27), warga Kecamatan Plumpang, Tuban yang lewat jalan tersebut.

Dengan adanya kejadian pohon besar yang tumbang di tengah jalan raya itu, sejumlah warga dan juga perangkat desa langsung melaporkan kejadian itu kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban. Tim reaksi cepat dari BPBD langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi.

“Kita mendapatkan laporan dari Sekdes Magersari atas kejadian pohon tumbang yang mengakibatkan kemacetan jalan. Selanjutnya kita terjunkan ke lokasi untuk melakukan evakuasi,” terang Yudi Irwanto, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tuban.

Sementara itu, akibat dari kejadian tumbangnya pohon Sono Keling di pinggir jalan itu membuat arus lalu lintas macet hingga lebih dari satu jam. Arus lalu lintas di jalan antar kecamatan itu kembali lancar setelah pohon besar berhasil dievakuasi dengan cara dipotong-potong dan disingkirkan dari tengah jalan.[mut/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar