Peristiwa

Gempa 6,2 Magnitudo, Plafon Warga Malang Jebol

Plafon rumah warga Kota Malang jebol akibat gempa. (Ist)

Malang (beritajatim.com) – Gempa bermagnitudo 6,2 di 57 kilometer tenggara, Kabupaten Blitar dengan kedalaman 110 kilometer, berdampak kerusakan pada rumah Iwan Sutisna di Griya Tirta Aji Blok F/23, Kelurahan Bakalan Krajan, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (21/5/2021).

Plafon pada bagian ruang tamu jebol akibat goncangan gempa. Plafon tersebut jatuh menimpa kursi yang berada di ruang tamu. Beruntung tidak ada korban jiwa. Sebab, posisi plafon jatuh saat semua penghuni rumah sudah di luar ruangan bersamaan dengan gempa yang terjadi.

“Di dalam tadi ada keluarga saya, mereka sedang di ruang tamu. Tapi saat gempa mereka langsung keluar. Beberapa detik kemudian terdengar suara keras, plafonnya jatuh dan menimpa kursi yang berada di ruang keluarga. Alhamdulilah keluarga saya sudah keluar terlebih dahulu jadi gak ada yang terkena runtuhan,” kata Iwan.

Sementara itu, gempa ini cukup membuat sejumlah warga trauma. Pasalnya, beberapa waktu lalu jelang Bulan Ramadan gempa bermagnitudo 6,1 mengguncang selatan Kabupaten Malang. Gempa itu membuat ribuan rumah milik warga rusak mulai ringan hingga berat.

Warga Perumahan Prima Ragil Permai, Kedungkandang, Kota Malang, Nisa Alami mengungkapkan, saat gempa semua warga di perumahan tempat dia tinggal langsung berlarian ke luar rumah. Saat itu dia di rumah bersama anaknya yang sedang tidur di kamar.

“Langsung saya gendong saya bawa keluar rumah. Warga juga panik berteriak histeris karena gempa ini. Apalagi beberapa waktu lalu kan juga gempa dan banyak rumah warga Kabupaten rusak, jadi ya takut dan trauma,” tandas Nisa. [luc/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar