Peristiwa

PJR Polda Jatim Amankan 3 Bus Muat Pemudik

Surabaya (beritajatim.com) – Petugas kepolisian Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Jatim mengamankan tiga bus yang memuat pemudik, Senin (18/5/2020) malam.

Tiga bus tersebut diamankan lantaran melakukan pengantaran pemudik dari Jakarta menuju Bangkalan, Madura. Ketiga bus ini diamankan saat hendak keluar dari Jalan Tol Surabaya Mojokerto.

Dari data yang diterima beritajatim.com, ketiga bus tersebut mengangkut 112 penumpang. Ketiga bus bernopol B 7334 VGA, 7287 VGA dan B 7129 PGA, tiga unit bus tersebut milik PO Haryanto terjaring oleh petugas Sat PJR Jatim Polda Jatim saat melakukan patroli Ops ketupat Semeru 2020 dan PSBB guna antisipasi larangan mudik dan memutus mata rantai penyebaran COVID-19, pada Senin (18/7) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

“Setelah dihentikan, diperiksa. Karena muatannya banyak langsung kami berkoordinasi dengan Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Jawa Timur. Oleh gugus tugas provinsi langsung dilakukan pemeriksaan kesehatan,” jelas Kasat PJR Ditlantas Polda Jatim Kompol Dwi Sumrahadi  saat dikonfirmasi beritajatim.com, Selasa (19/5/2020).

Dwi Sumrahadi menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh tim Gugus Tugas Pronvisi Jawa Timur. Kemudian rombongan pemudik diarahkan ketujuannya di Bangkalan untuk dilakukan karantina.

Ia juga mengatakan setelah menghentikan tiga bus berisi rombongan pemudik asal Bangkalan, madura tersebut pihaknya kemudian melakukan pemeriksaan penumpang sesuai protokol COVID-19 dan berkoordinasi dengan tim gugus tugas COVID-19 Jatim.

“Usai kita amankan kita arahkan ke tujuan dan kita minta melakukan tes rapid untuk kemudian kita kawal sampai tujuan. Penumpangnya turun terus kita serahkan dan kami membuat berita acara untuk laporan ke tim Gugus Tugas Bangkalan. Kemudian kita kembali dengan kendaraannya (tiga unit bus),” ungkap Dwi Sumrahadi.

Dwi Sumrahadi menjelaskan rombongan bus berisi pemudik dari Jakarta dengan tujuan Bangkalan, Madura itu,  berpenumpang dewasa, anak-anak dan balita. Setelah dilakukan pemeriksaan dokumen kesehatan untuk perjalanan hanya satu orang. Satu orang yang memiliki keterangan dari RT dan Kelurahan setempat yang menjenguk orang sakit.

“Yang lain tidak ada surat-suratnya. Sedangkan duduknya di bus tidak ada physical distancing juga,” lanjut Dwi Sumrahadi.

Sementara itu untuk tiga unit bus yang mengangkut rombongan tersebut dilakukan penindakan tilang oleh petugas. Dwi menjelaskan ketiga unit bus tersebut telah melanggar pasal Pasal 308 huruf a dan b dan juga pelanggaran terhadap Permenhub RI no. PM 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi selama masa mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka pencegahan penyebaran  Covid 19 sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 dan pasal 3.

“Untuk patroli tetap kita lakukan. Kita tetap mengantisiapasi larangan mudik, karena dari pemerintah belum ada larangan mudik kita tetap lakukan seperti itu,” tandas Dwi.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar