Peristiwa

Pintu Masuk Gresik-Surabaya Disemprot Disinfektan

Gresik (beritajatim.com) – Pintu masuk perbatasan Gresik dan Surabaya disemprot disinfektan oleg petugas gabungan.

Penyemprotan itu dilakukan sebagai upaya penyebaran virus Covid-19. Sebab, Gresik dan Surabaya lokasinya berdekatan ditambah kota tersebut masuk kategori zona merah.

Petugas gabungan melakukan penyemprotan di Jalan Veteran. Tepatnya, di perempatan Nippon Paint yang ramai lalu-lalang pengendara roda dua maupun lebih.

Tim petugas gabungan yang terdiri dari TNI-Polri, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan penyemprotan di jalan. Pengendara roda dua diminta mengambil jalur kiri. Mereka disemprot desinfektan mulai dari depan hingga belakang.

Sedangkan untuk pengemudi roda empat, petugas meminta pengendara menurunkan kaca mobil. Petugas menyemprot bagian dalam dan luar mobil.

Selain menyemprot disinfektan. Petugas Dinkes Gresik juga memeriksa suhu pengguna jalan dengan alat thermo gun.

Salah satu pengendara roda dua M.Raditya Firmansyah (28) asal Desa Pulopancikan, Gresik yang hendak ke Surabaya menuturkan, kaget dengan adanya penyemprotan ini.

“Kaget juga tiba-tiba disemprot tapi tidak apa-apa biar steril dan aman,” tuturnya, Selasa (24/03/2020).

Sekretaris Satgas Pencegahan Covid-19 yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik, drg Saifuddin Ghozali meminta petugas yang berada di perbatasan agar berhati-hati dalam bertugas. Jika menemukan pengendara yang suhunya tinggi agar diberi pengarahan.

“Kita kasih pengertian menepi dulu. Siapapun berasal dari Surabaya suhunya tinggi akan kita pinggirkan,” ujarnya.

Seperti diketahui, saat ini jumlah orang dengan risiko (ODR) di Kabupaten Gresik sebanyak 620 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) mengalami peningkatan dari 25 menjadi 33 orang. Sedangkan pasien dalam pengawasam (PDP) ada 7 pasien yang dirawat di seluruh rumah sakit yang ada di Gresik. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar