Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Pimpin Sidang BP4R, Ini Pesan Kapolresta Mojokerto

Sidang BP4R yang digelar di Aula Prabu Hayam Wuruk Polresta Mojokerto. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan memimpin sidang BP4R (Sidang Badan Pembantu Penasehat Perkawinan, Perceraian dan Rujuk) Polri. BP4R Polri merupakan sidang pernikahan bagi Korp Bhayangkara dan menjadi syarat yang harus dipenuhi.

Kesempatan kali ini, Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan selaku Ketua Sidang didampingi Waka Polresta Mojokerto Kompol Sarwo Waskito memberikan pembekalan dalam pelaksanaan sidang BP4R Polri yang digelar di Aula Prabu Hayam Wuruk Polresta Mojokerto.

“Ada beberapa hal yang perlu diingat oleh calon mempelai baik laki-laki maupun perempuan. Yang pertama, niatkan nikah sebagai ladang beribadah, Kanjeng Nabi Muhammad berhisab, setengah dari pintu surga yang selama ini ditutup di saat kamu nikah dibuka selebar-lebarnya,” ungkapnya, Senin (9/6/2022).

Yang kedua mempunyai keturunan. Sehingga, masih kata Kapolresta, kesempatan pertama sebelum menikah kedua pasangan calon pengantin agar datang ke dokter cek kandungannya. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui kesehatan kedua pasangan calon pengantin.

“Yang ketiga, dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan biologi dan menyamakan pikiran. Jadi jangan sampai punya pemikiran kebutuhan biologi kalian itu bisa dipenuhi yang diluar dari rumah kalian, itu salah. Yang keempat, nikah itu dalam rangka untuk mencari sahabat sejati, sampe nenek-nenek dan kakek-kakek,” katanya

Sidang BP4R Polri adalah untuk pemberian izin nikah pada anggota Polri yang akan melaksanakan pernikahan. Sidang pra-nikah ini wajib dilaksanakan bagi seluruh personil Polri beserta calon pasanganya yang akan melangsungkan pernikahan karena merupakan syarat yang harus dipenuhi. [tin/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar