Peristiwa

Pilot Helikopter MI-17 yang Hilang di Papua adalah Warga Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Hingga kini petugas gabungan dari Basarnas dan TNI masih melakukan pencarian terhadap pesawat helikopter MI-17 milik TNI yang hilang kontak di pegunungan Bintang Papua pada Jumat (28/6/2019) lalu.

Pesawat helikopter MI-17 yang hilang kontak itu dipiloti oleh Kapten Aris Afik (30) Warga Perumahan Tikusan, Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro.

Suasana duka masih terlihat di rumah orang tua Kapten Aris. Sejak mendengar kabar hilangnya heli yang dikemudikan putranya, Ismono dan Maika ini banyak didatangi tamu, terutama dari kerabat dan anggota TNI, hingga Komandan Kodim Kabupaten setempat

Ibunda Kapten Aris menceritakan, kabar hilangnya kontak helikopter yang dikemudikan putranya di Pegunungan Bintang Papua itu pertama kali diberitahu oleh adik Kapten Aris, yang juga seorang anggota TNI di Semarang.

“Jumat kemarin saya ditelepon oleh adiknya yang dinas di Semarang, saya langsung nangis,” ucap Maika sambil meneteskan air mata dan menunjukan foto anaknya saat menikah, Senin (1/7/2019).

Putra pertama dari dua bersaudaara ini baru menikah pada tahun 2016 kemarin, dan saat ini dikaruniai satu orang anak, selama bertugas ia tinggal di semarang Jawa Tengah. Informasi yang diterima orang tuanya, sebelum hilang kontak helikopter tersebut sempat berbutar-putar dua kali

“Saya mohon doanya agar anak saya ditemukan dalam keadaan selamat,” pungkasnya. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar