Peristiwa

Pilkades Lanjutan Juruan Laok, Hari ini Undangan Pemilih Siap Disebar

Sumenep (beritajatim.com) – Panitia pelaksana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, mengaku siap untuk melanjutkan Pilkades yang sempat dihentikan akibat kericuhan.

“Berdasarkan koordinasi Pemkab, Polres, dan TNI, Pilkades lanjutan Desa Juruan Laok akan digelar pada 14 November. Ini bukan Pilkades ulang, tapi Pilkades lanjutan. Kami sebagai panitia, siap melaksanakan keputusan itu,” kata Ketua Panitia Pelaksana Pilkades Juruan Laok, Moh. Hartono, Selasa (12/11/2019).

Ia menjelaskan, saat ini panitia tengah menyiapkan logistik Pilkades, mulai undangan pemilih, surat suara, hingga kotak suara. “Sudah proses finishing untuk logistik Pilkades. Yang jelas di H-2 pelaksanaan, yakni hari ini, undangan pemilih sudah siap untuk disebar,” ujarnya.

Menurutnya, dalam Pilkades lanjutan tersebut, semua proses pemilihan dilakukan mulai nol. Artinya, semua warga yang ada di Daftar Pemilih Tetap (DPT), akan diberi undangan untuk datang ke TPS menyalurkan hak pilihnya. Warga yang tercantum dalam DPT Pilkades Juruan Laok sebanyak 3.900 orang.

“Yang kemarin sudah sempat mencoblos ya tetap harus mencoblos lagi, karena surat suara yang kemarin sudah tidak bisa diselamatkan akibat kericuhan,” ungkapnya.

Pilkades Juruan Laok, Kecamatan Batuputih pada Kamis (07/11/2019) berakhir ricuh. Massa dari calon kepala desa yang tidak lolos seleksi merasa tidak puas dan mengamuk. Massa merusak kotak suara dan merobek surat suara. Massa juga merobohkan terop dan merusak kursi di lokasi Pilkades.

Massa semakin tidak terkendali. Batu mulai dilempar ke arena Pilkades. Akibatnya warga yang akan melakukan pencoblosan pun panik dan berteriak ketakutan. Pelaksanaan Pilkades pun terpaksa dihentikan.

“Aparat keamanan sudah siap ‘all out’ untuk mengamankan jalannya Pilkades. Istilah mereka, di TPS akan dibuat pagar betis. Infornasi kepada kami, ada sekitar 250 personel gabungan yang akan melakukan pengamanan,” ucap Hartono.

Ia menjelaskan, untuk penentuan lokasi pelaksanaan Pilkades masih menunggu hasil survei tim gabungan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama Polisi dan TNI. Siang ini tim akan melakukan survei.

“Hasil survei itu nanti yang akan menentukan di titik mana TPS Pilkades lanjutan ini akan ditempatkan. Kami sebagai panitia hanya melaksanakan keputusan tim,” terangnya. [tem/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar