Peristiwa

Pikep Vs Truk di Jalur Banyuwangi-Situbondo, 1 Tewas

Warga berkerumun melihat kondisi sopir pick up usai terjadi kecelakaan di Jalan Raya Banyuwangi - Situbondo, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Minggu (7/3/2021). (Dok : Laka Lantas Polresta Banyuwangi)

Banyuwangi (beritajatim.com) – Sebuah mobil jenis pick up L300 Nopol P-8836-VC yang dikendarai oleh Muh. Agus Priyanto (25), warga Kecamatan Jangkar Situbondo mengalami kecelakaan di jalan raya Banyuwangi – Situbondo, tepatnya di Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Minggu (7/3/2021) sore. Mobil ini hancur di tempat kejadian perkara karena saling tabrak dengan mobil di depannya.

Lawannya, adalah sebuah truk fuso Nopol B-9141-PEU yang dikemudikan Subhan, (50) warga Desa Panjang Kecamatan Bae, Kudus, Jawa Tengah. Lalu bagaimana dengan kondisi kedua sopirnya?

Naas, sopir pick up meninggal di tempat dengan kondisi mengenaskan. Tubuhnya terjepit di antara kabin. Kepalanya terluka berat hingga keluar di bagian depan kaca kabin.

Sementara, kondisi sopir truk fuso selamat hanya mengalami luka ringan dan mendapat perawatan. Ada pula, seorang kernet fuso yang dinyatakan selamat dari kecelakaan ini.

Kronologi kecelakaan, bermula dari pick up L300 melaju dari arah selatan Banyuwangi dengan kecepatan tinggi. Tepat di TKP, sopir berusaha menyalip kendaraan di depannya. Namun, diduga terjadi selip ban, sehingga sopir tak mampu menguasai kendaraan.

Saat bersamaan, dari arah berlawanan muncul truk fuso box. Daar,,!! Kecelakaan tak terelakkan. Moncong pick up beradu dengan moncong truk fuso.

Warga berkerumun melihat kondisi sopir pick up usai terjadi kecelakaan di Jalan Raya Banyuwangi – Situbondo, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Minggu (7/3/2021). (Dok : Laka Lantas Polresta Banyuwangi)

Posisi pick up melintang di jalan. Sementara, truk fuso menyelip ke sisi kiri jalan.

“Sudah kita lakukan olah TKP. Jenazah korban MD (meninggal dunia) sudah diserahkan ke keluarga di Situbondo,” jelas Kanit Laka Lantas Polresta Banyuwangi, Iptu Ardhi Bita Kumala, Senin (8/3/2021).

Imbas dari kecelakaan tersebut, membuat jalur pantura menuju Pelabuhan Ketapang macet. Pihaknya langsung melakukan evakuasi kendaraan yang terlibat kecelakaan.

“Tidak sampai satu jam lalin kembali lancar. Sementara kendaraan yang terlibat kecelakaan kita pinggirkan,” katanya.

Iptu Ardhi menyebut, lokasi kecelakaan merupakan wilayah black spot yang kerap menimbulkan kecelakaan. Pihaknya meminta kepada pengendara kendaraan untuk berhati-hati melintas di sekitar lokasi kejadian.

“Ini wilayah black spot. Mohon pengendara yang melintas tidak ugal-ugalan. Jalan lurus membuat pengendara ingin melintas cepat,” pungkasnya. (rin/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar