Peristiwa

Pikap Kuade Manten Vs Bus Wisata, Sopir Meninggal Terjepit

Foto ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Kecelakaan lalu-lintas terjadi di Jalan Raya Desa Menanggal, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Selasa (10/12/2019) sekira pukul 01.15 WIB. Akibat kecelakaan antara pick up muatan kuade manten (pengantin) dengan Bus pariwisata, sopir pick up (pikap) tewas di lokasi.

Kendaraan pick up nopol S 8627 WI yang dikemudikan Taruh Hidayatul Mubarok (23) warga Kweden Wetan RT 01 RW 01, Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Pick up muatan kuade manten tersebut berjalan dari barat ke timur dengan membawa empat penumpang.

Penumpang terdiri dari Andrean Eka Bima Tara (20) dan Fernando Okta Ilyas (21) warga Desa Kweden Kembar, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto. Arimba Diana (29) warga Dusun Gendeng Lembu RT 02 RW 02, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmor, Kabupaten Banyuwangi dan Ayik.

Sementara bus pariwisata nopol S 7264 UW yang dikemudikan Mohammad Nai (56) warga Dusun Mojolegi RT 06 RW 02, Desa Mojodukuh, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang berjalan dari arah berlawanan. Bus membawa rombongan asal Jombang.

Kanit Laka Satlantas Polres Mojokerto, Ipda Edy Widoyono mengatakan, akibat kecelakaan lalu-lintas tersebut sopir pick up meninggal di lokasi kejadian. “Sopir pick up tewas di lokasi karena terjepit body kendaraan. Sementara empat penumpang mengalami luka,” ungkapnya.

Masih kata Kanit, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan lalu-lintas yang menyebabkan satu korban tewas tersebut. Kedua kendaraan tersebut adu moncong sehingga kedua kendaraan tersebut mengalami kerusakan cukup parah.

“Kita masih mencari penyebab, apa karena sopir mengantuk atau bagaimana. Yang jelas adu moncong. Untuk penumpang bus, semua selamat. Korban luka dan tewas dari kendaraan pick up. Semua korban dibawa ke RSUD Prof Dr Soekandar, Mojosari, kedua kendaraan diamankan di Polsek Trowulan,” katanya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar