Peristiwa

Petugas TNMB Tembak Bawah Ketiak Terduga Pencurian Hingga Tewas

Jember (beritajatim.com) – Hidup AS (37), warga Desa Andongrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember, Jawa Timur berakhir di ujung pelor. Petugas Taman Nasional Meru Betiri menembaknya di kawasan hutan Blok Donglo, Desa Wonoasri, Tempurejo, Kamis (3/10/2019) pagi.

Insiden terjadi saat 10 orang petugas TNMB berpatroli. “Tidak ada petugas kepolisian yang ikut serta,” kata Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Alfian Nurrizal.

Mereka memergoki dua orang bersepeda motor yang masing-masing mengangkut dua kayu balok hutan. Salah satunya AS. “Mereka melakukan penangkapan. Ini baru pengakuan sepihak, saat penangkapan (AS) melakukan perlawanan. Karena terancam jiwanya, (D) melakukan tindakan tegas,” kata Alfian.

Menurut versi petugas polisi hutan, AS menyerang salah satu petugas dengan golok. Kebetulan petugas lain bernama D membawa senjata api. Tembakan mengenai bawah ketiak belakang sebelah kanan AS, setelah sebelumnya D melepaskan tembakan peringatan dua kali.

Polisi mengamankan dua pucuk senjata api jenis PM1 A1, dua magazine berisi empat amunisi dan enam amunisi, serta golok dan kayu. Sejauh ini status kepemilikan senjata itu legal. “Namun kami akan melakukan investigasi komprehensif. Kami akan konfrontir semua. Salah satu pelaku (terduga pencurian kayu) melarikan diri. Kami akan lakukan pencarian. Dia saksi kunci,” kata Alfian. Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar