Peristiwa

Petugas Kesulitan Padamkan Api di Tahura R Soerjo Gunung Welirang

Caption : Kebakaran di kawasan Tahura R Soerjo Gunung Welirang. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Karena berada di ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut (mdpl), menyebabkan petugas kesulitan memadamkan kebakaran di kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) R Soerjo Gunung Welirang. Sementara personil juga terbatas sehingga menyebabkan kebakaran semakin meluas.

Kepala Tahura R Soerjo, Ahmad Wahyudi mengatakan, medan yang sulit dijangkau menjadi penyebab kebakaran di lereng Gunung Welirang sulit dipadamkan.

“SOP kami ketika terjadi kebakaran pasca itu dilakukan monitoring dan evaluasi,” ungkapnya, Kamis (4/10/2019).

Masih kata Ahmad, monitoring artinya untuk mengetahui apakah api yang sudah dipadamkan sudah betul-betul padam. Sementara evaluasi untuk mengetahui sumber api dari mana dan penyebabnya apa. Berdasarkan pantauan di lokasi, belum semua titik api bisa dipadamkan.

“Lokasi kebakaran yang cukup tinggi sekitar 2.300 mdpl menyebabkan petugas kesulitan memadamkan api.┬áKondisi medan menjadi penyebab petugas sulit menjangkau buat memadamkan api. Kami berjalan menuju di bawah titik api saja, butuh waktu 5-6 jam baru sampai,” katanya.

Sementara personal juga terbatas sehingga menambah kesulitan pihaknya untuk memadamkan api. Pihaknya belum bisa menghitung berapa luas lahan kawasan Tahura R Soerjo yang terbakar. Ini lantaran api masih membakar dan proses pemadaman masih terus dilakukan.

Terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Muhammad Zaini mengatakan, pihaknya masih berkoordinasi dengan Tahura R Soerjo terkait kebakaran di kawasan Tahura R Soerjo tersebut.

“Saat ini, kami masih melakukan penyisiran kembali untuk mencari titik api yang bisa dikendalikan. Dugaan sementara bisa jadi karena faktor alam sendiri, mengingat kondisi cuaca saat ini sedang kemarau. Juga disamping itu karena ulah tangan yang tidak bertanggung jawab,” jelasnya.

Namun pihaknya mengaku belum bisa memaparkan secara gamblang perihal dugaan adanya ulang tangan yang tak bertanggungjawab tersebut.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar