Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Petugas Kembali Cari Balita Tenggelam di Manukan Kasman Surabaya

Petuga melakukan pencarian balita tenggelam di Manukan Kasman Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Pencarian Galang Satrio Aji (2) yang hanyut di selokan Jl Manukan Kasman, sekitar tempat tinggalnya kembali dilakukan oleh petugas gabungan mulai pukul 07.00 WIB tadi. Namun, hingga berita ini ditulis, balita malang itu belum ditemukan.

Petugas gabungan di lokasi mendapat personel tambahan dari tim Pekerjaan Umum (PU) Dinas Pematusan Kota Surabaya, yang mengetahui kondisi dalam lubang box culvert untuk memudahkan pencarian.

Tim teknis Pekerjaan Umum (PU) Dinas Pematusan Kota Surabaya, Joko Tri Mulyono mengatakan, saat ini radius pencarian diperluas lagi. Sementara ia menduga, keberadaan balita yang diduga telah meninggal itu berada di dua aliran air.

“Ini muaranya ke Margomulyo ketemunya Pompa Balong satu, terus sungai Balong ketemunya di Balong dua, kemudian di Sungai Kandangan yang di mana bermuara di Pompa Kandangan,” kata dia, Kamis (25/11/2021).

Tak hanya itu, ada dua tim yang melakukan penyusuran. Selain menyusuri box culvert, tim juga melakukan pencarian di sungai kecil dekat lokasi diduga bocah tahun ini tercebur.

“Kalau kita cek arahnya alirannya menuju sungai Balong dimana alirannya di Pompa Balong dua,” terangnya.

Sebelumnya, Pencarian Galang Satrio Aji, balita 2 tahun yang hanyut di selokan Jl Manukan Kasman, Tandes, Surabaya, dihentikan untuk sementara waktu.

Kepala BPB Linmas Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan, kendati dihentikan untuk sementara waktu dan pencarian dilanjut besok Kamis (25/11/2021) mulai pukul 07.00 WIB, ada petugas yang tetap stand by di lokasi kejadian.

“Sekitar pukul 20.30 WIB atas saran dari ketua tim pencarian basarnas pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan besok pagi pukul 07.00 WIB. Darlog yang shift sekarang sebagian stay disana, kami tetap berupaya,” kata dia.

Irvan menambahkan, untuk besok pagi pencarian balita dari anak penjual jamu itu akan difokuskan di bawah Jl Manukan Kulon yang merupakan box culvert aliran air.

“Petugas tadi sudah melakukan pencarian sejauh 100 meter, dari titik tenggelam ke arah box culvert. Tapi korban belum ditemukan. Besok fokus pencarian di box curvert Jl Raya Manukan,” tambahnya. (ang/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar