Peristiwa

Petugas Gabungan di Tuban Razia Masker dan Rapid Tes Pengunjung Warung

Tuban (beritajatim.com) – Sebagai antisipasi pencegahan dan juga menekan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Tuban yang masih terus bertambah, petugas gabungan dari Polres Tuban, Kodim 0811 Tuban, Satpol PP serta tim kesehatan dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tuban melaksanakan patroli berskala besar, Sabtu (4/7/2020) malam.

Dalam patroli skala besar pada malam Minggu itu petugas melakukan penyisisran sejumlah warung kopi dan cafe di wilayah Kabupaten Tuban yang ramai adanya pengunjung yang nongkrong hingga tengah malam. Petugas mencari pengunjung yang tidak pakai masker dan pengunjung warung juga dilakukan Rapid Tes.

PantauanĀ beritajatim.comĀ di lapangan, kegiatan razia untuk penertiban pemakaian masker serta penerapan protokol kesehatan dilakukan dengan menerjunkan sekitat 150 personil gabungan. Kemudian mereka dibagi menjadi dua tim untuk melakukan penyisiran tempat-tempat yang ramai warga berkumpul.

Baca Juga:

    “Malam ini kita melakukan patroli gabungan bersama TNI, Satpol PP dan instansi terkait dengan skala besar untuk melakukan pendisiplinan warga masyarakat yang belum pakai masker,” terang AKBP Ruruh Wicaksono, Kapolres Tuban yang langsung memimpin kegiatan patroli itu.

    Selain menyisir warga yang masih abai tidak menggunakan masker, petugas gabungan tersebut juga melakukan rapid tes para pengunjung warung yang ditemukan suhu tubuhnya tinggi. Hal tersebut sebagai langkah awal untuk mendeteksi apakah ada warga yang nonkrong di warung terindikasi covid-19 atau tidak.

    Satpol PP serta tim kesehatan dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tuban melaksanakan patroli berskala besar, Sabtu (4/7/2020) malam.

    “Dalam kegiatan ini kita menyiapkan sebanyak 40 buah rapid tes. Untuk yang dilakukan rapid tes tadi ada sekitar 11 orang dan hasilnya masih belum diketahui. Nanti hasilnya akan langsung disampaikan kepada yang bersangkutan,” tambahnya.

    Adapun mereka yang tidak menggunakan masker dari sejumlah titik warung dan cafe yang masih buka hingga malam hari itu ditemukan sebanyak 18 orang. Mereka kemudian dilakukan penindakan dengan disita KTP-nya atau HP-nya dan baru bisa diambil setelah tiga hari dengan membawa surat keterangan dari desa dan kecamatan.

    “Dari para pengunjung yang tidak pakai masker dilakukan penindakan oleh rekan Satpol PP sesuai dengan Perbup. Setelah kita lakukan sosialisasi secara rutin selama ini, saat ini kondisinya sekitar 80 persen warga sudah mulai tertib dengan selalu menggunakan masker,” papar Kapolres Tuban yang asli kelahiran Kabupaten Ngawi itu.[mut/ted]





    Apa Reaksi Anda?

    Komentar