Peristiwa

Pelaksanaan PPKM

Petugas Gabungan di Magetan Operasi Kendaraan dari Karanganyar

Magetan (beritajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Magetan melakukan penyekatan dan himbauan kepada sejumlah pengendara yang masuk wilayah Kabupaten Magetan di perbatasan Kabupaten Magetan dengan 3 Kabupaten yakni Kabupaten Madiun, Ngawi dan Karanganyar Jawa Tengah.

Hal ini dilakukan karena Kabupaten Magetan terkonfirmasi sebagai daerah yang kasus Covid-19 tinggi dan menerapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Penyekatan dan himbauan kepada sejumlah pengendara yang masuk wilayah Kabupaten Magetan karena ada 2 hal, yakni karena Magetan yang terkonfirmasi Covid-19 sangat tinggi mencapai 1.230 orang dan kedua karena PPKM,” ujar Ari Budi Santoso Kepala Sekretariat penanggulangan Covid-19, Jumat (15/1/2020).

Ia menambahkan, bahwa penyekatan ini dilakukan di 4 titik. Yakni Cemoro Sewu, Madigondo Kecamatan Takeran, Desa Tunggur, Kecamatan Lembeyan dan Baluk kecamatan Karas.

“Penyekatan di mulai sejak keluarnya Surat Edaran (SE) Nomor : 306/17/403.204/2021 tentang PPKM untuk pengendalian penyebaran COVID-19 di Kabupaten Magetan, dimana sesuai ketentuan pemerintah Provinsi Jawa Timur, Kabupaten Magetan tidak masuk 11 Kota/ Kabupaten zona merah,” imbuhnya.

Lebih lanjut, 11 kabupaten diantaranya yang menjadi zona merah adalah di Kabupaten Ngawi, Madiun dan Kota Madiun masuk zona merah.

”Dari ketiga kabupaten/Kota tersebut berbatasan langsung dengan Magetan, kita harus melakukan antisipasi dengan cara penyekatan di 4 titik lokasi guna menghindari penyebaran Covid-19,” terang Ari.

Sementara itu, penyekatan di 4 titik lokasi terdiri dari tim gabungan yakni DInas Kesehatan, Polri, TNI, Dishub, dan petugas gugus tugas penanganan Covid-19 kabupaten Magetan.(asg/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar