Peristiwa

Petugas Damkar Bojonegoro Evakuasi Ular Masuk Rumah Warga

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kesadaran masyarakat untuk melaporkan peristiwa atau kejadian yang dialami mulai menunjukkan peningkatan. Khususnya bagi penanganan ancaman terhadap bencana maupun evakuasi adanya hewan liar yang berbahaya.

Kepala Bidang Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bojonegoro Aris Teguh mengatakan, data terbaru aduan masyarakat terhadap pelayanan evakuasi ular sudah mencapai 120 kali aduan.

“Jumlah aduan dan penanganan ada 120 kali, rerata ular berbisa dan membahayakan yang dievakuasi masuk ke rumah,” ujarnya, Selasa (24/11/2020).

Saat ini, Damkar Bojonegoro juga memiliki petugas khusus yang sudah bersertifikasi dan pengalaman menangani ular. Penyediaan personil khusus itu diharapkan bisa mencegah jatuhnya korban akibat hewan berbahaya tersebut.

“Karena penanganan ular butuh ilmu, Damkar Bojonegoro sudah memiliki 70 personil yang bersertifikat dan pengalaman menangani ular,” terangnya.

Kasus terakhir yang dilaporkan, evakuasi ular dilakukan di rumah milik Sunarti (56) Perumnas Mojoranu Jalan Jati Utara 4 No 27 RT 15 RW 05 Desa Mojoranu Kecamatan Dander. Ular jenis King Koros (Ptyas Carinata) diketahui masuk ke dalam rumah.

Petugas yang mendapat laporan kemudian mengerahkan dua anggota untuk melakukan penyisiran. Setelah dilakukan penyisiran ditemukan satu ekor ular berbisa sepanjang 1,7 meter. Ular yang berhasil dievakuasi itu kemudian diserahkan kepada komunitas pecinta ular. [lus/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar