Peristiwa

Petasan Meledak di Jombang Tewaskan 1 Orang, Polisi Sita Sejumlah Barang Bukti

Polisi memasang police line dan menyita sejumlah barang bukti dari rumah milik warga Kabuh Jombang, Jumat (16/4/2021)

Jombang (beritajajatim.com) – Hingga saat ini polisi masih melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) terkait ledakan petasan yang menyebabkan satu orang meninggal di Dusun Gempol, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh, Jombang, Jumat (16/4/2021).

Polisi juga memasang police line di rumah tersebut. Kemudian menyita sejumlah barang bukti di lokasi kejadian. Di antaranya, satu buah travo, satu buah kaleng sisa belerang, abu bekas belerang yang sudah terbakar.

“Atap rumahnya masih utuh, tapi di dalamnya berantakan akibat petasan atau mercon yang meledak. Satu korban tewas bernama Joko Slamet (35), sedangkan korban luka bakar adalah Sainten (55), yang tak lain ibu dari Joko,” kata Kapolsek Kabuh AKP Rudi Darmawan saat berada di lokasi, Jumat (16/4/2021).

Ledakan keras dari salah satu rumah warga bernama Sukijan (60), terjadi pada Kamis (15/4/2021) malam. Saat itu, warga sedang menjalankan ibadah salat tarawih. Nah, saat rakaat kedua selesai, warga mencari sumber suara tersebut. Dari situ ditemukan rumah Sukijan yang gelap gulit. Hanya ada api kecil di ruangan.

Kondisi rumah korban yang berantakan akibat ledakan petasan, Kamis (15/4/2021) malam

Dari situ juga diketahui ada dua orang terkapar akibat luka bakar. Satu orang bernama Sainten (55), kemudian sang anak Joko Slamet (35). Keduanya terkapar dan posisinya berdekatan. Selanjutnya, kedua korban dilarikan ke RSUD Jombang menggunakan mobil pikap.

Namun takdir berbicara lain bagi Joko Slamet. Meski sudah mendapatkan pertolongan medis, namun nyawanya gagal diselamatkan. “Joko meninggal di RSUD Jombang sekitar pukul 23.55 WIB. Sedangkan sang ibu yang bernama Sainten mengalami luka bakar,” kata mantan Kasat Reskrim Polres Jombang ini. [suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar